Cuaca Buruk, Tanaman Jeruk Rentan Diserbu Penyakit

  • Whatsapp
MUSIM hujan dan cuaca tidak menentu seperti sekarang mengakibatkan tanaman jeruk mudah terserang penyakit. Foto: ist

BANGLI – Para petani jeruk di Kintamani, beberapa waktu terakhir mendapat cobaan usaha. Cuaca ekstrem dengan intensitas hujan tinggi menyebabkan hama penyakit tumbuh subur. Petani mesti merogoh kocek lebih dalam untuk perawatan tanaman.

Petani jeruk di Dusun Palaktiying, I Wayan Suarto, Kamis (16/12/2021) menuturkan, musim hujan dan cuaca tidak menentu seperti sekarang mengakibatkan tanaman jeruk mudah terserang penyakit.

Bacaan Lainnya

“Biasanya hama jenis kutu dan lalat buah cepat berkembang Ini sangat menyulitkan kami selaku petani jeruk,” sebutnya dengan nada lesu.

Serangan kutu dan lalat buah mengakibatkan daun tanaman jeruk gugur, sementara lalat buah biasanya menyerang buah. “Kami kewalahan menangani serangan hama ini,” sambung Perbekel Desa Landih tersebut.

Derasnya hujan, lanjutnya, selain berimbas kepada suburnya perkembangan alat buah, juga berdampak kurang maksimalnya efek obat yang disemprotkan petani. Obat dan nutrisi yang disemprotkan belum diserap baik oleh tanaman, sudah keburu dihanyutkan air hujan.

“Kami harus melakukan penyemprotan berulang-ulang agar tanaman tidak mati. Kalau musim kemarau kami penyemprotan dengan durasi 20 hari sekali,” celotehnya.

Akibat serangan penyakit ini, lanjutnya, produksi mengalami penurunan sangat drastis. Padahal harga jeruk di pasaran saat ini sangat bagus. “Di tingkat petani saat ini jeruk laku terjual dengan harga 8 ribu sekilo, sementara di pasaran bisa menembus 10 ribu hingga 12 ribu,” tandasnya. gia

Baca juga :  Jubir Penanganan Covid-19 Ingatkan Penguatan Disiplin Protokol Kesehatan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.