Coklit, PPDP Sesetan Diminta Daftarkan Pensiunan TNI AL

PPDP didampingi prajurit TNI AL saat melakukan coklit di kompleks perumahan TNI AL di Sesetan, Senin (27/7/2020). Foto: Ist
PPDP didampingi prajurit TNI AL saat melakukan coklit di kompleks perumahan TNI AL di Sesetan, Senin (27/7/2020). Foto: Ist

DENPASAR – Salah satu titik yang mesti dicoklit PPDP Sesetan, Densel yakni kompleks TNI AL di Sesetan. Di kompleks ini terdapat pemilih tersebar di 17 rumah, dengan lokasi memberi suara kelak ada di empat TPS di Banjar Suwung Batan Kendal. Saat coklit di sini, Senin (27/7/2020), PPDP diminta mendaftarkan pensiunan TNI yang kini otomatis memiliki hak memilih.

Selain PPDP, coklit tersebut juga dimonitoring Divisi Data KPU Bali, IGN Agus Darmasanjaya; Divisi Data KPU Denpasar, Dewa Ayu Sekar Anggaraeni, dan PPK Densel. Turut mendampingi anggota Bawaslu Denpasar, I Nyoman Putra Wiratma dan Ahmad Baidhowi, Panwascam Densel serta PKD Sesetan.

Bacaan Lainnya

Sebelum masuk ke kawasan perumahan TNI AL itu, rombongan melapor ke petugas pengamanan di pintu masuk, lalu dicek suhu tubuh serta mencuci tangan sesuai protokol pencegahan Covid-19. Dari coklit terhadap warga yang merupakan istri, anak, maupun kerabat prajurit yang tinggal di komplek tersebut, terdapat pemilih total 139 orang yang tersebar di empat TPS.

Dalam coklit tersebut disampaikan sejumlah evaluasi kepada PPDP yang bertugas. Pertama, mereka diminta mendaftarkan satu pensiunan TNI AL yang belum terdaftar. Kedua, mengumpulkan anggota keluarga yang terpisah meski dalam satu KK, karena ibu dan satu anaknya berada di TPS berbeda. Ketiga, mencoret pemilih pindah tugas ke luar Denpasar. Keempat, memindahkan pemilih ke TPS lebih dekat degan alamat yang baru, karena pindah tinggal ke luar kompleks perumahan meski masih di wilayah Sesetan.

Koordinator warga kompleks, Sersan Satu M. Arifin, yang tinggal di sana selama 23 tahun, dengan ramah mengantarkan rombongan mencoklit dari satu rumah ke rumah lain. Karena lama itu Arifin sangat hapal warga yang tinggal di sana, termasuk siapa yang masuk dan pergi.

Ngurah Darmasanjaya menyampaikan, coklit sangat diperlukan untuk dapat menyajikan daftar pemilih valid, mutakhir, dan komprehensif. PPDP diharap mengutamakan prinsip kesehatan dan keselamatan baik diri sendiri maupun pemilih yang dicoklit. “Kami sangat mengapresiasi kerja PPDP yang harus berpanas-panas berjalan mengelilingi komplek perumahan demi menyelesaikan tugasnya,” imbuh Sekar Anggaraeni.

Putra Wiratma menimpali, wajib dilakukan dari pintu ke pintu sesuai Peraturan KPU. Dia juga mengimbau dan mengingatkan PPDP selalu mengenakan APD sesuai protokol pencegahan Covid-19. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses