Cegah Rabies, Anjing Peliharaan Jangan Diliarkan

  • Whatsapp
PETUGAS memvaksinasi rabies hewan peliharaan, seperti anjing. Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli mengimbau masyarakat yang memelihara anjing agar jangan melepasliarkan. Foto: ist

BANGLI – Mencegah meluasnya gigitan anjing rabies di masyarakat, Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli mengimbau masyarakat yang memelihara anjing agar jangan melepasliarkan.

Rendahnya kesadaran masyarakat memelihara anjing peliharaan membuat kasus gigitan anjing rabies kembali mencuat. Tahun ini kasus gigitan anjing di Bangli sebanyak 37 kasus, meningkat dari 32 kasus tahun sebelumnya.

Bacaan Lainnya

Kadis PKP Bangli, I Made Alit Parwata; didampingi Kabid Keswan, Sri Rahayu, Senin (20/12/2021) menuturkan, pihaknya menarget 22.568 sasaran vaksinasi rabies di 26 desa. Vaksinasi di desa dimulai dari daerah prioritas zona merah sampai zona hijau. “Dari populasi anjing di Bangli sebanyak 59.196 ekor, cakupan vaksinasi yang kami lakukan baru bisa menyasar sebanyak 19.673 ekor,” ungkapnya.

Instansinya disebut melakukan upaya maksimal memutus mata rantai penyebaran rabies. Sayang, kesadaran masyarakat memelihara anjing peliharaan sendiri yang masih rendah menyebabkan kasus gigitan anjing positif rabies kembali terjadi.

Kesulitan yang dihadapi petugas di lapangan, jelasnya, banyak pemilik anjing yang masih meliarkan peliharaannya. “Saat dilakukan vaksinasi, petugas mengalami kesulitan untuk menangkap,” urainya.

Meski demikian, dia menegaskan tidak akan patah arang dalam memutus mata rantai rabies. Mulai memudarnya kewaspadaan masyarakat akan bahaya rabies, jajarannya akan kembali turun untuk menggencarkan sosialisasi ke masyarakat.

Baca juga :  Rai Wirajaya Bagikan Ribuan Paket Sembako

Terhadap sisa populasi anjing yang belum tersentuh vaksinasi, Dinas PKP dikatakan akan menyisir kembali. Instansinya akan kembali mengirim surat pemberitahuan kepada desa-desa yang akan disasar, vaksinasi supaya disampaikan kepada masyarakat setempat.

“Untuk menekan penyebaran rabies, kami harapkan peran aktif masyarakat supaya lebih peduli terhadap hewan peliharaannya. Semoga nanti tidak ada penambahan terjadinya kasus rabies di Bangli,” harapnya. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.