TABANAN – Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, membagikan satu ton beras cadangan pangan pemerintah (CPP) kepada 148 KK (487jiwa) petani nelayan se-Kabupaten Tabanan yang terdampak Covid-19. Penyerahan dilakukan secara simbolis di Wantilan Desa Adat Bedha,Tabanan, Kamis (25/6).
Selain CPP, Eka memberikan 133.000 bibit tanaman cabai kepada 133 perbekel se-Kabupaten Tabanan. Bibit cabai tersebut selanjutnya dibagikan kepada masyarakat setempat yang terdampak Covid-19.
Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak Maret 2020 sampai sekarang, katanya, berdampak buruk bagi kehidupan masyarakat di berbagai sektor, termasuk di Kabupaten Tabanan. “Untuk itu, pemerintah melakukan berbagai upaya antisipasi dalam menanggulangi dampak pandemi tersebut,” ujar Eka.
Beras CPP yang
dibagikan kepada 487 jiwa itu sekitar satu ton.
“Harapan kami, dengan beras ini bisa mengurangi beban masyarakat yang terdampat
Covid-19,” ujarnya.
Begitu juga dengan 133.000 bibit cabai yang dibagikan kepada 133 perbekel, dia menginstruksikan agar bantuan tersebut diterima masyarakat yang benar-benar terdampak dan yang paling membutuhkan, sesuai dengan hasil penilaian rapid interview. “Yang mereka belum mendapat bantuan, itu yang diutamakan. Saya harapkan bibit ini bisa bertumbuh kembang dengan baik sehingga mampu meningkatkan ketahanan pangan keluarga,” harapnya.
Tujuan pemberian
bibit cabai ini, lanjutnya, untuk membiasakan
masyarakat menanam tanaman pangan. Bibit ini murni produksi gotong royong
petani Tabanan, dengan harapan Tabanan
mampu jadi sentra produksi cabai.
Perwakilan dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tabanan, menyebut penerima bantuan CPP ini adalah 148 KK atau 487 jiwa petani nelayan di enam desa di empat kecamatan. Antara lain Desa Beraban (Kediri) 90 orang, Desa Sudimara (Tabanan) 152 orang, DesaLalanglinggah (Selbar) 17 orang, Desa Selabih(Selbar) 152 orang, Desa Beraban (Seltim) 32 orang, dan Desa Tegal Mengkeb (Seltim) 44 orang. gap
























