Bupati Giri Prasta “Mapunia” Rp104 Juta di Pura Dalem Meranggi, Sibang Kaja

  • Whatsapp
BUPATI Giri Prasta saat menghadiri karya ngeratep, melaspas dan pasupati tapakan Ida Bhatara Ratu Ngurah Sakti, Ratu Istri dan Ratu Ayu di Pura Dalem Meranggi Desa Adat Sibang Kaja, Kecamatan Abiansemal, Jumat (17/12/2021). Foto: ist
BUPATI Giri Prasta saat menghadiri karya ngeratep, melaspas dan pasupati tapakan Ida Bhatara Ratu Ngurah Sakti, Ratu Istri dan Ratu Ayu di Pura Dalem Meranggi Desa Adat Sibang Kaja, Kecamatan Abiansemal, Jumat (17/12/2021). Foto: ist

MANGUPURA – Krama pengempon Pura Dalem Meranggi, Desa Adat Sibang Kaja, Kecamatan Abiansemal melaksanakan upacara ngeratep, melaspas dan pasupati tapakan Ida Bhatara Ratu Ngurah Sakti, Ratu Istri dan Ratu Ayu, pada rahina Sukra Paing Wuku Pahang, Jumat (17/12/2021).  Karya yang di-puput Ida Pedanda Gede Anggusta Lor Magelung Griya Anyar Sibang Kaja ini dihadiri Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta; anggota DPRD Bali, I Bagus Alit Sucipta; Camat Abiansemal, IB Putu Mas Arimbawa; Perbekel Sibang Kaja, Ni Nyoman Rai Sudani; Bendesa Adat Sibang Kaja, I Made Ciri Arta, tokoh masyarakat serta pengempon pura setempat.

Sebagai wujud dukungan Pemerintah Kabupaten Badung, Bupati Giri Prasta menyerahkan punia secara simbolis sebesar Rp104 juta. Dalam sembrama wacana-nya (sambutan) Bupati Giri Prasta menyampaikan rasa angayu bagia (bahagia) karena masyarakat setempat dan pengempon pura sudah melaksanakan karya dewa yadnya dengan semangat dan gotong royong. Karya ini harus dilaksanakan sebagai wujud bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. 

Bacaan Lainnya

“Tentu dalam pelaksanaan karya yang besar ini dilaksanakan sesuai dengan suksmaning barong yaitu dengan bebarengan atau bersatu, saya harapkan masyarakat harus gotong royong bersatu agar semua berjalan dengan baik lancar side sidaning don,”  ucap Bupati Giri Prasta.

Baca juga :  Update Covid-19 di Denpasar: Tambahan Kasus Positif tetap Tinggi, 1 Pasien Meninggal

Ia berharap melalui karya ini, mudahan-mudahan nantinya akan mendapatkan kerahayuan sekala dan niskala untuk masyarakat, segilik seguluk sebayantaka, paras-paros sarpa naya serta gemah ripah loh jinawi.

Sementara prawartaka karya, I Gusti Ngurah Purnama, menyampaikan terima kasih atas kehadiran guru wisesa Bupati Badung yang telah ikut mendoakan dan memberikan darma wacana dalam karya ini. Pihaknya menyebutkan bahwa rangkaian karya sudah dimulai pada Jumat (22/10/2021) dilaksanakan nureksa sesuwunan, selanjutnya Sabtu (23/10/2021) dilaksanakan ngetus ida sesuwunan dan Jumat (17/12/2021) dilaksanakan puncak karya ngeratep, melaspas dan pasupati serta Senin (20/12/2021) dilaksanakan Ida Bhatara napak pertiwi. nas

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.