POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Pemkab Gianyar bersama Perpustakaan Nasional menggelar gelar wicara (talk show) peningkatan inklusi sosial di Balai Budaya Gianyar, Jumat (23/6/2023). Turut dilakukan pengukuhan Bunda Literasi Kabupaten Gianyar dan tujuh kecamatan oleh Bupati I Made Mahayastra, dengan menyematkan selendang Bunda Literasi. Kegiatan ini guna menginspirasi masyarakat Gianyar demi terciptanya masyarakat unggul dan tangguh.
Turut hadir Kepala Perpustakaan Nasional, Muhammad Syarif Bando; Deputi Bidang Sumber Daya Perpustakaan, Adin Bondar; Ketua TP PKK Gianyar, Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra; Sekda I Dewa Gede Alit Mudiarta, serta para undangan.
Mahayastra mengaku mendukung dan menyukseskan visi Presiden Joko Widodo dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan tangguh. Literasi menjadi faktor yang sangat mempengaruhi pertumbuhan pembangunan masyarakat berpengetahuan, inovatif, kreatif dan berkarakter. Peran perpustakaan sangat diharap sebagai agen pengembangan modernisasi masyarakat, dan hanya bisa diciptakan dalam masyarakat yang memiliki budaya baca tinggi.
“Sebagai masyarakat Gianyar, saya sangat bersyukur sekarang memiliki perpustakaan representatif. Terima kasih Bapak Presiden Republik Joko Widodo, Bapak Kepala Perpustakaan Nasional, Bapak Deputi. Saya pastikan akan bermanfaat bagi anak didik kita, bagi kaum milenial, bagi sastrawan, dan tempat nongkrong yang asyik,” kata Mahayastra.
Syarif Bando mengapresiasi kinerja Mahayastra dan jajaran dalam menyukseskan pembangunan perpustakaan daerah. Dia menilai masyarakat Gianyar patut bangga memiliki pemimpin yang “tidak pernah tidur” untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dia juga menyebut mungkin tidak ada bupati yang dapat meningkatkan dua kali lipat PAD. “Saya mendorong pembangunan ini tidak berhenti, melainkan terus berlanjut guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Gianyar,” pesannya.
Kepada generasi muda, dia mengingatkan agar menggunakan waktu sebaik-baiknya dengan pengetahuan demi kemajuan diri, daerah dan bangsa ketimbang bermain media sosial. “Kurangi-kurangi bermedia sosial, bekali otak Anda dengan pengetahuan,” ajaknya.
Pada acara tersebut juga diserahkan 200 eksemplar buku bacaan dari Bunda Literasi Kabupaten Gianyar kepada Kepala Dinas Perpustakaan, guna melengkapi koleksi buku-buku yang ada di perpustakaan daerah. adi























