BGP Bali Gelar Diklat Peningkatan Kompetensi Guru SD

KEPALA BGP Provinsi Bali, I Wayan Surata, saat membuka diklat peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan guru jenjang SD kelas bawah di Kuta Paradiso Hotel, Jl. Kartika Plaza, Tuban, Senin (16/10/2023). Foto: ist
KEPALA BGP Provinsi Bali, I Wayan Surata, saat membuka diklat peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan guru jenjang SD kelas bawah di Kuta Paradiso Hotel, Jl. Kartika Plaza, Tuban, Senin (16/10/2023). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, MANGUPURA – Dalam upaya peningkatan kompetensi guru, Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi Bali melaksanakan diklat peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan selama empat hari dari tanggal 16 s.d 19 Oktober 2023 di Kuta Paradiso Hotel, Jl. Kartika Plaza, Tuban. Peserta diklat peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan adalah guru jenjang SD kelas bawah (Kelas 1, 2 dan 3) dengan katagori level kompetensi berada pada level 2 sebanyak 160 orang dari seluruh kabupaten/kota Provinsi Bali.

Sasaran peserta berdasarkan hasil pemetaan kompetensi yang didapat melalui survei yang telah disebar oleh BGP Provinsi Bali. Kegiatan Diklat dibuka Kepala BGP Provinsi Bali, Dr. I Wayan Surata, S.Pd., M.Pd., Senin (16/10/2023).

Read More

Kepala BGP Provinsi Bali, Wayan Surata, mengawali sambutannya dengan menyampaikan Perdirjen Nomor 2626 Tahun 2023 tentang Model Kompetensi Guru. Disampaikan, diklat kompetensi guru ini diawali dengan analisis kebutuhan pengembangan kompetensi yang sudah dilakukan oleh BGP Provinsi Bali dengan menggunakan survei untuk melakukan pemetaan kompetensi guru.

Menurut Surata, tantangan dunia pendidikan saat ini, dimana bukan hanya tentang pembelajaran di dalam kelas tetapi masih banyak faktor lain yang menjadi permasalahan dalam dunia pendidikan salah satunya perundungan yang berdampak pada terhambatnya terwujudnya lingkungan belajar yang baik. Oleh karena itu dalam proses pembelajaran diharapkan guru mampu mendorong tumbuh kembang peserta didik secara holistik; aktif dan proaktif dalam mengembangkan pendidik lainnya untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada peserta didik, serta menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil pelajar Pancasila.

‘’Kegiatan diklat ini menjadi salah satu proses guru dalam peningkatan kompetensi sesuai dengan kompetensi dan indikator perilaku,’’ serunya.

Ia berharap peserta diklat dapat mengikuti kegiatan secara utuh agar kompetensi yang dituju dapat tercapai. Diklat peningkatan kompetensi guru melibatkan tim narasumber yang berkompeten pada bidangnya yang berhubungan dengan tugas dan fungsi guru dalam transformasi pembelajaran.

Narasumber diklat yaitu Cokorda Agung Anre Juniana, S.Pd., M.Pd., (SPK Dyatmika); Ni Putu Wiwik Kusuma Dewi, S.Pd., M.Pd., (SD Negeri 28 Dangin Puri); Gede Danu Setiawan, S.Pd., M.Pd., (Universitas Panji Sakti Singaraja); dan Ni Luh Putu Elly Prapti Erawati, S.Pd., M.Pd., (Institute Denpasar Lembaga Riset dan Pengembangan SDM).

Kegiatan diklat dilaksanakan selama 32 jam pelajaran dengan moda tatap muka. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan dalam bidang aspek pembelajaran yang relevan, menerapkan metode pembelajaran yang relevan, microteaching memperagakan desain pembelajaran yang relevan dan melibatkan peserta didik serta dapat memberikan umpan balik yang memberdayakan. tra

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.