Bertambah 70 Orang, Pasien Sembuh Covid-19 di Bali Mencapai 75,93 Persen

  • Whatsapp

DENPASAR – Persentase kesembuhan pasien Covid-19 di Bali mencapai 75,93 Persen, setelah Jumat (24/7/2020) ada tambahan yang sembuh sebanyak 70 orang transmisi lokal (TL). Kabar baik ini terasa makin lengkap karena di hari yang sama, tidak ada tambahan pasien meninggal sehingga jumlahnya tetap 48 orang atau 1, 57 % dengan rincian 46 WNI dan 2 WNA

Sesuai data yang disampaikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Bali, ke-70 orang pasien sembuh tersebut tersebar di tujuh kabupaten/kota, dimana Denpasar mencatat yang terbanyak 27 orang, Gianyar 19 orang, Klungkung 10 orang, Karangasem 7 orang, Badung 4 orang, Bangli 2 orang dan Tabanan 1 orang.

Bacaan Lainnya

”Total pasien covid-19 di Bali yang telah sembuh sebanyak 2.322 orang atau 75,93%, dengan rincian 16 WNA dan sisanya 2.306 WNI,” ungkap Sekretaris GTPP Covid-19 Provinsi Bali, Drs. I Made Rentin, AP.M.Si, Jumat (247/2020).

Sayangnya, tingkat kesembuhan tersebut masih diimbangi dengan tambahan kasus positif baru sebanyak 62 orang (61 transmisi lokal dan 1 PPDN) yang hampir tersebar di seluruh kabupaten/kota di Bali, kecuali kabupaten Bangli.

Rinciannya, Kota Denpasar menjadi penyumbang terbanyak 26 orang, disusul Gianyar 27 orang, Klungkung 8 orang, Karangasem 5 orang, Badung 3 orang, Buleleng 1 orang, Tabanan 1 orang dan Jembrana 1 orang. ”Dengan demikian, secara kumulatif pasien positif covid-19 di Bali berjumlah 3.058 orang,” imbuh Made Rentin.

Baca juga :  Dokter Reisa: Dexamethasone Bukan Penangkal Covid-19

Sementara itu, pasien positif dalam perawatan (kasus aktif), kini sebanyak 688 orang (terdiri dari 684 WNI dan 4 WNA). Mereka dirawat di 17 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Grand Mega dan BPK Pering.

Walau kesembuhan pasien Covid-19 mengalami peningkatan belakangan ini, Made Rentin tak henti-hentinya mengajak semua lapisan masyarakat untuk tetap menjaga diri dan kesehatannya, dengan menerapkan protokol kesehatan dimana saja dan kapan saja sehingga antara satu orang dan yang lainnya akan saling menjaga.

Made Rentin menambahkan, jumlah angka positif di Bali setiap harinya terus bertambah yang sebagian besar masih didominasi transmisi lokal, secara komulatif sebanyak 2.672 (terdiri dari 2.660 WNI dan 12 WNA).

Karena itu, lanjutnya, kesadaran dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menerapkan Protokol Kesehatan sesuai Tatanan Kehidupan Era Baru menuju Masyarakat Bali yang Produktif dan Bebas Covid-19.

”Mari kita laksanakan Protokol Kesehatan dengan disiplin untuk selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak fisik dan menghindari keramaian,” pungkas Made Rentin yang juga Kalaksa BPBD Provinsi Bali itu. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.