Berkerumun, Pengunjung Alun-alun Gianyar Diminta Bubar

  • Whatsapp
PETUGAS gabungan dari TNI/Polri dan Satpol PP Gianyar mengimbau warga yang berkerumun di area alun-alun Gianyar untuk membubarkan diri. Foto: adi
PETUGAS gabungan dari TNI/Polri dan Satpol PP Gianyar mengimbau warga yang berkerumun di area alun-alun Gianyar untuk membubarkan diri. Foto: adi

GIANYAR – Alun-alun Gianyar yang rencananya di-pelaspas pada 29 Desember 2020 sudah ramai dikunjungi warga, sehingga menimbulkan kerumunan, Sabtu (16/12/2020) malam. Petugas gabungan dari TNI/Polri dan Satpol PP Gianyar mengimbau warga yang berkerumun di area alun-alun untuk membubarkan diri.

Berdasarkan pantauan, pada Sabtu malam itu terlihat banyak warga memadati alun-alun untuk menikmati suasana karena baru selesai direnovasi. Karena ramai itu akhirnya menghadirkan kerumunan, dan ini jelas mengabaikan protokol kesehatan.

Bacaan Lainnya

Kabag Ops. Polres Gianyar, Kompol I Wayan Latra, mengatakan, jajarannya bersama TNI dan Satpol PP menerima informasi banyak masyarakat datang ke alun-alun Gianyar. “Kami ke sini bersama dengan TNI serta Satpol PP Gianyar menjumpai banyak pengunjung berkerumun dengan mengabaikan protokol Kesehatan. Untuk itu kami imbau membubarkan diri, sembari mengingatkan mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Latra menambahkan, pada saat itu juga ditemukan warga yang bernyanyi dengan menghidupkan speaker. Kegiatan semacam itu dikhawatirkan mengundang keramaian. Tidak pakai lama, “penyanyi” dadakan itu akhirnya diminta menghentikan aktivitas dan membubarkan diri.

Kawasan alun-alun Gianyar, jelasnya, masih dalam tahap penataan dan belum dibuka secara umum. Sejumlah pekerja juga masih bekerja melakukan pengerjaan. Mencegah kerumunan serupa, Latra mendaku akan menyiagakan personel di sekitar kawasan itu untuk mengimbau warga yang datang agar selalu tertib protokol kesehatan. adi

Baca juga :  Proyek Pasar Seni Sukawati Memakan Korban, Seorang Pekerja Tewas Terjatuh, Kontraktor Tanggung Jawab

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.