Bentuk Karakter Remaja Positif, Siswa Perlu Pahami Pendidikan Kesehatan Reproduksi

KEPALA SMPN 4 Denpasar, I Nyoman Gede Wiastra, bersama siswa dan guru saat kegiatan Rutgers tentang pendidikan kesehatan reproduksi yang difasilitasi oleh PKBI Daerah Bali dan Kisara. Foto: ist
KEPALA SMPN 4 Denpasar, I Nyoman Gede Wiastra, bersama siswa dan guru saat kegiatan Rutgers tentang pendidikan kesehatan reproduksi yang difasilitasi oleh PKBI Daerah Bali dan Kisara. Foto: ist

DENPASAR – Siswa yang duduk di bangku SMP sudah memasuki masa-masa pubertas. Mereka akan mengalami perubahan baik secara fisik maupun psikis. Salah satu perubahan besar yang dialami adalah perubahan sistem reproduksi. Karenanya, penting sekali untuk membekali para siswa SMP dengan pendidikan kesehatan reproduksi (kespro) secara komprehensif sebagai langkah membentuk karakter remaja positif. 

‘’Kurangnya edukasi terhadap hal yang berkaitan dengan reproduksi nyatanya bisa memicu terjadinya hal-hal yang tak diinginkan. Salah satu hal yang sering terjadi karena kurangnya sosialiasi dan edukasi adalah penyakit seksual menular, kehamilan di usia muda, hingga aborsi yang berakibat pada hilangnya nyawa remaja,’’ ujar Kepala SMPN 4 Denpasar, I Nyoman Gede Wiastra, S.Pd., M.Pd., Selasa (17/1/2023). 

Bacaan Lainnya

Karenanya, ia memandang arti penting pendidikan kespro secara komprehensif. Pelaksanaan pendidikan kespro dan seksualitas di SMPN 4 Denpasar sudah terintegrasi dengan materi layanan BK (Bimbingan dan Konseling). Pemberian materi kespro ini diberikan saat jam BK 1 jam pelajaran (40 menit) di kelas.

‘’Hal yang pertama dilakukan adalah menyamakan persepsi siswa dan guru sebagai fasilitator guru Setara (Semangat dunia remaja). Metode ngajar Setara sangat bervariasi dengan berfokus student center seperti diskusi kelompok, game, penayangan video, mitos dan fakta. Hal inilah yang membuat siswa sangat antusias menyimak materi kespro,’’ ungkapnya. 

Baca juga :  Kembali, Pemkab Gianyar Bagikan Bantuan Sembako

Pada modul Setara ini, lanjut Wiastra merupakan materi kesehatan reproduksi dan seksual yang komprehensif dimana proses pengajaran dan pembelajaran berbasis kurikulum yang menyasar aspek kognitif, emosianal, fisik dan sosial dari seksualitas. Pemberian materi Setara ini sangat penting bagi siswa SMP yang menginjak remaja karena pada masa remaja masa transisi dan mengalami perubahan fisik dan psikis sehingga perlu didampingi, dibimbing, dan dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan baru yang akan membantunya untuk tumbuh optimal dan menjaga kesehatan reproduksi.

‘’Terkadang perubahan fisik saat pubertas akan mengalami perubahan emosional juga sehingga siswa akan merasa tidak percaya diri terhadap pertumbuhan tubuhnya. Maka hal ini guru BK sebagai fasilitator Setara memberikan pemahaman kesehatan reproduksi ini agar siswa dapat informasi dari sumber yang tepat dan tidak menimbulkan mitos-mitos,’’ sebutnya.

Mengutip dari laman Direktorat SMP Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), disebutkan, selain sekolah, orang tua juga menjadi subjek penting dalam pembekalan kesehatan reproduksi bagi anak-anaknya. Kerja sama kedua komponen ini sangat dibutuhkan demi mencegah dan melindungi para siswa dari perilaku seksual berisiko yang dapat berpengaruh terhadap kesehatan reproduksi, sekaligus membentuk sikap dan nilai-nilai positif yang akan memberdayakan mereka menjadi pribadi yang sehat.

Hanya saja, baru sebagian guru yang memahami, mengetahui, dan peduli akan kesehatan reproduksi siswa. Padahal mereka menjadi subjek penting dalam kesehatan reproduksi siswa. Data Global Student Healt Survey (GSHS) tahun 2015 menunjukkan hanya sedikit siswa SMP di Indonesia menyatakan pernah diajarkan di kelas mengenai bagaimana cara menghindari pelecehan, cara menolak berhubungan seksual, bahkan sikap apa yang harus dilakukan jika dipaksa melakukan hubungan seksual. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.