KARANGASEM – Bencana banjir dan tanah longsor akibat hujan deras ikut berkontribusi terhadap kerusakan fasilitas umum, khususnya jalan, di Karangasem. Berdasarkan kalkulasi Bidang Bina Marga PUPR Perkim Karangasem, sedikitnya ada sekitar 10 kilometer tambahan kerusakan fasilitas jalan berstatus milik Kabupaten akibat bencana alam.
“Ya pastinya ada kerusakan dampak bencana alam yang terjadi. Dari hitungan sementara, ada tambahan jalan rusak sekitar 10 kilometer,” ujar Kabid Bina Marga PUPR Perkim Karangasem, I Wayan Surata Jaya, Minggu (30/10/2022).
Di samping tambahan jalan rusak, Pemkab Karangasem juga melakukan sejumlah perbaikan. Menurut Surata Jaya, sepanjang tahun 2022 hingga akhir bulan Oktober, total sekitar 50 kilometer jalan yang sebelumnya berstatus jalan rusak telah diperbaiki.
Sebelumnya, hingga akhir tahun 2021, Karangasem masih menyisakan jalan rusak sepanjang 311.27 kilometer dari total ruas jalan Kabupaten sepanjang 1.202,54 kilometer.
Dari total kerusakan jalan tersebut, sekitar 65,65 kilometer dalam kondisi rusak ringan, 245,62 kilometer jalan dalam kondisi rusak berat, sisanya 274,87 kilometer dalam kondisi sedang, dan 616,4 dalam kondisi baik. nad























