POSMERDEKA.COM, LOBAR – Bawaslu Lobar melakukan monitoring untuk mengecek kesiapan gudang logistik KPU Lobar untuk persiapan penyelenggaraan Pemilu 2024 yang kian dekat. Saat ini logistik yang sudah tiba di gudang di wilayah Rumak, Kediri itu baru tinta.
Ketua Bawaslu Lobar, Rizal Umami, menyebut, dari hasil monitoring yang dilakukan, ada beberapa hal yang perlu diatensi sebagai langkah antisipasi.
“Kami sudah meninjau logistik yang datang itu, baru tinta saja. Tapi kami melihat gudang logistik KPU Lobar sepertinya kurang ventilasi udara. Kami sedikit khawatir nanti terjadi kelembapan, karena kan banyak kertas di sana,” terang Rizal, Jumat (27/10/2023) di Gerung.
Selain kelembapan, dia juga memperhatikan soal minimnya peralatan proteksi kebakaran di gudang tersebut. Dia menilai kondisi itu harus jadi perhatian. Rizal mengaku sudah menyampaikan imbauan kepada KPU agar memperhatikan item-item yang, memang tidak hanya sekadar ada, juga harus sesuai jenis dan ukurannya.
“Lokasi (gudang) sudah representatif, cuma itu saja sih kurangnya. Kalau bisa ditambahkan ventilasi udara dan alat mitigasi kebakaran, karena kita juga mempertimbangkan kemungkinan-kemungkinan yang bisa saja terjadi,” pungkasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Ketua KPU Lobar, Bambang Karyono, mendaku sudah memiliki aturan sebagai dasar dalam menentukan standar kelayakan. “Untuk mengantisipasi kelembapan, logistiknya akan kami taruh di atas palet (alas kayu) biar tidak langsung ke (menyentuh) lantai. Di bawah palet itu lah sirkulasi udara,” terang Bambang.
Dia juga mengaku sudah memasang kipas angin supaya sirkulasi udara di dalam gudang bisa lebih baik. “Itu lembap karena lantai belum kering, dan kami sudah pasang kipas angin,” tegasnya. “Logistik yang sudah datang saat ini baru tinta,” tutupnya. ade























