Bawaslu Gianyar Ajak Cegah “Bom Waktu” Daftar Pemilih

KETUA Bawaslu Gianyar, I Wayan Hartawan, menyampaikan saran pada rapat Koordinasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) triwulan kedua tahun 2022. Foto: adi

GIANYAR – KPU Gianyar menggelar rapat koordinasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) triwulan kedua tahun 2022, Kamis (30/6/2022) di ruang rapat KPU Gianyar.

Rapat dipimpin Ketua KPU Gianyar, I Putu Agus Tirta Suguna; bersama seluruh anggota KPU Gianyar, dengan dihadiri Bawaslu Gianyar, perwakilan partai politik, perwakilan Polres Gianyar, perwakilan Kodim 1616/Gianyar, dan pemangku kepentingan yang lain.

Read More

Agus Tirta Suguna mengatakan, rapat pleno triwulan kedua di tahun 2022 ini merupakan kegiatan pertama KPU Gianyar saat tahapan Pemilu Serentak 2024.

Dia mengajak semua pihak terkait saling bersinergi untuk bersama mencermati terkait proses daftar pemilih, mengingat hal tersebut berpotensi untuk menjadi sengketa nantinya.

“Seperti yang kita ketahui, daftar pemilih berpotensi menjadi sengketa. Untuk itu mari kita bersama bersinergi untuk saling mencermati, mengoreksi dan memberi informasi terkait dengan proses daftar pemilih ini, untuk mendapat daftar pemilih yang lebih valid dan akurat untuk Pemilu 2024,” ajaknya.

Selanjutnya, hasil rekapitulasi daftar pemilih berkelanjutan periode triwulan kedua tahun 2022 dipaparkan anggota KPU Gianyar, AA Gede Agung Eka Putra, dengan adanya tambahan pemilih baru sebanyak 17 orang. Data terdiri dari tujuh pemilih pemula dan 10 pemilih yang berubah status dari Polri.

Juga terdapat pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) sebanyak tiga orang yang terdiri dari dua pemilih ganda dan satu pemilih yang meninggal dunia. Hal tersebut menyebabkan jumlah pemilih menjadi 370.648 orang, terdiri dari pemilih laki-laki sebanyak 184.264 orang dan perempuan sebanyak 186.384 orang, tersebar di tujuh kecamatan.

Ketua Bawaslu Gianyar, I Wayan Hartawan, menyampaikan agar seluruh pemangku kepentingan dapat berkolaborasi dan turut mencermati daftar pemilih. Dengan begitu tidak menjadi “bom waktu” di kemudian hari.

“Maka dari itu, dengan kehadiran partai politik di setiap momen seperti ini, sama- sama mencermati terhadap daftar pemilih ini, sehingga lebih akurat dan valid serta tidak menjadi bom waktu di kemudian hari,” ajaknya.

Lebih jauh diutarakan, E-KTP merupakan salah satu tantangan yang masih terjadi. Sebab, masih banyak masyarakat yang belum melakukan perekaman. Hartawan juga kembali menekankan agar seluruh lapisan dapat berkolaborasi dan berinovasi serta melakukan terobosan terkait dengan hal tersebut.

“Pada prinsipnya Bawaslu mengawal demokrasi ini, salah satunya dengan cara berkolaborasi, sesuai dengan tagline Ayooo Awasi Bersama, Bawaslu Berkolaborasi,” pungkasnya. adi

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.