KLUNGKUNG – Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) di Nusa Ceningan yang digadang-gadang memproduksi air siap minum, saat ini sedang menjalani proses optimalisasi oleh Badan Pemukiman Prasarana Wilayah dengan dana APBN. Menurut Dirut PDAM Tirta Mahottama Klungkung, I Nyoman Renin, SWRO di Dusun Ceningan memiliki kapasitas 5 liter per detik. Saat ini sedikitnya ada 60 KK yang sudah menikmati air minum hasil SWRO itu.
“Semoga proses yang kita lakukan untuk terus mengoptimalkan SWRO ini dapat berjalan lancar dan sesuai dengan rencana, agar masyarakat di Nusa Ceningan-Lembongan cepat terlayani air minum,” kata Renin saat mendampingi Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta, mencoba produksi sulingan dari air laut melalui mesin SWRO Nusa Ceningan di Kecamatan Nusa Penida, Sabtu (11/12/2021).
Bupati Suwirta pada kesempatan itu mengatakan, secara umum teknologi SWRO digunakan untuk mengubah air laut menjadi air layak minum. Dengan produksi air minum dari SWRO ini, dia berharap dapat memenuhi kebutuhan air di Nusa Ceningan maupun di Nusa Lembongan-Jungutbatu. Sebab, seiring perkembangan pariwisata yang luar biasa, maka kebutuhan air minum juga turut meningkat. Karena itulah SWRO menjadi solusinya.
“Saat ini sudah ada 60 KK yang menikmati air minum dari SWRO,” jelasnya menandaskan. baw
























