KARANGASEM – Bapas Kelas II Karangasem, Bali menyelenggarakan kegiatan bimbingan kepribadian untuk klien pemasyarakatan di kantor Bapas Karangasem, Rabu (17/3/2021) di ruang Aula Nusantara. Kegiatan dibuka Kadivpas Kanwil Hukum dan HAM Bali, Suprapto, dan kegiatan diisi tiga 3 narasumber dari Sekolah Tinggi Mpu Kuturan, TNI, dan Yayasan Dua Hati.
Kepala Bapas Karangasem, Dedy Wirawan, mengatakan kegiatan bimbingan hati ini dilakukan untuk 40 klien Bapas dari wilayah Bangli, Klungkung, dan Karangasem. Empat orang dari Bangli, tiga orang dari Klungkung, dan sisanya dari Karangasem. Yang disebut klien yaitu pidana bersyarat, pembebasan bersyarat, dan cuti bersyarat.
“Tujuan kegiatan ini untuk memberi pengetahuan supaya sisi kepribadian dan jati diri para klien bisa berbenah dari sebelummya. Tujuannya agar tidak terjerumus lagi melakukan tindakan yang kurang berkenan di kalangan masyarakat, dan menambah wawasan kepribadian masing-masing,” kata Dedy.
Dia menjelaskan, ada tiga materi yang diberikan. Dari Kodim Karangasem materinya mengenai wawasan kebangsaan, dari Sekolah Tinggi Mpu Kuturan materinya terkait agama, dan dari pihak Yayasan Dua Hati terkait dengan narkoba.
Suprapto mengungkapkan, kegiatan bimbingan dilakukan untuk mengubah sikap dan perilaku klien, pun upaya mendukung program Presiden meningkatkan kualitas sumber daya manusia menjadi manusia unggul.
Dia berharap usai kegiatan tersebut peserta bisa mempunyai pengetahuan baru, mempunyai wawasan baru. Sebab, warga binaan itu pernah menjalankan hukuman di lapas, dan biasanya masyarakat menganggap mereka hanya negatif saja.
“Harapannya, mereka di tengah masyarakat bisa mempunyai peran dalam pengabdian kepada nusa dan bangsa di lingkup kecil, seperti keluarga, lingkungan, dan masyarakat. Lebih besar lagi daerah, dan mungkin lebih lagi untuk bangsa dan negara,” tegasnya. nad
























