Bangga untuk Bali: Dr. I Ketut Sugara Antarkan SMP PGRI 8 Denpasar Terima Anugerah Adhi Pawiyatan 2025 sebagai Juara 1 Sekolah Unggul PGRI Nasional

KEPALA SMP PGRI 8 Denpasar, Dr. I Ketut Sugara, saat menerima Anugerah Adhi Pawiyatan 2025 sebagai Juara 1 Sekolah Unggul PGRI Tingkat Nasional pada puncak perayaan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-80 di Britama Arena, Mahaka Square, Jakarta. Foto: ist
KEPALA SMP PGRI 8 Denpasar, Dr. I Ketut Sugara, saat menerima Anugerah Adhi Pawiyatan 2025 sebagai Juara 1 Sekolah Unggul PGRI Tingkat Nasional pada puncak perayaan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-80 di Britama Arena, Mahaka Square, Jakarta. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Rasa bangga mengalir untuk dunia pendidikan Bali, setelah SMP PGRI 8 Denpasar (Griasta School), resmi menerima Anugerah Adhi Pawiyatan 2025 sebagai juara 1 Sekolah Unggul PGRI Tingkat Nasional.

Penghargaan prestisius tersebut diserahkan pada puncak perayaan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-80 di Britama Arena, Mahaka Square, Jakarta, dan menjadi momen bersejarah bagi Griasta School serta PGRI Kota Denpasar. Anugerah Adhi Pawiyatan merupakan penghargaan tertinggi PGRI bagi sekolah yang dinilai berprestasi, inovatif, berdedikasi, dan membawa perubahan signifikan di dunia pendidikan.

Read More

Dalam penilaiannya, PGRI menempatkan Griasta School di bawah kepemimpinan visioner dari Dr. I Ketut Sugara, di posisi teratas berkat inovasi kepemimpinan yang ia hadirkan. Di bawah kepemimpinannya, Griasta School berkembang menjadi sekolah yang aktif berinovasi, memperkuat karakter siswa, dan mengedepankan pembelajaran project-based learning dan problem-based learning serta berbagai program unggulan yang telah menjadi ciri khas Griasta.

Sebelumnya, pada tahun 2024, Dr. I Ketut Sugara juga telah membanggakan Bali dengan meraih Juara 2 Olimpiade Pengembangan Sekolah Tingkat Nasional di Palembang. Prestasi beruntun ini menegaskan bahwa kepemimpinan Dr. I Ketut Sugara tidak hanya diakui di tingkat kota atau provinsi, tetapi juga konsisten mendapat apresiasi tertinggi di level nasional.

PGRI menyatakan bahwa penghargaan ini diberikan kepada sekolah yang bukan hanya diminati masyarakat, tetapi juga berhasil menciptakan ekosistem pendidikan yang inspiratif, adaptif terhadap perubahan zaman, dan berdampak luas bagi peserta didik.

Selama memimpin, Dr. I Ketut Sugara menggagas banyak program yang membawa perubahan di sekolah, seperti: Berpesta, Berkasta, Jelita, Kepo Bakmi, Semesta, Permata, Berdansa, Nobita, Gempita, Canang Sari, Kutang, Terasi, Ogoh-Ogoh Wong, Tirta Yatra, Wisata Religi, Perayaan Natal, Bukber, Outing Class, dan Gebetan. Program-program itu menjadi ruang bagi siswa untuk berkembang secara akademik, karakter, seni, dan kreativitas.

Di sisi lain, peningkatan fasilitas pendidikan seperti ruang kelas ber-AC dan TV, lapangan basket indoor, serta kolam renang melalui Griasta Sport Center, semakin menguatkan posisi Griasta sebagai sekolah modern yang siap menghadapi era pendidikan baru.

Penerimaan Anugerah Adhi Pawiyatan 2025 ini disambut haru dan bangga oleh seluruh keluarga besar Griasta—guru, staf, siswa, dan parents. Banyak yang menyebut penghargaan ini sebagai bukti nyata bahwa kepemimpinan visioner mampu membawa perubahan besar dan memberikan kualitas pendidikan terbaik untuk generasi muda.

Dengan capaian ini, Bali kembali menunjukkan bahwa sumber daya pendidikannya tak hanya kompeten, tetapi juga mampu bersaing dan menjadi terbaik di tingkat nasional. rls/tra

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.