POSMERDEKA.COM, MATARAM – Bandara Lombok, meraih predikat sebagai bandara dengan pelayanan terbaik berdasarkan hasil survei Customer Satisfaction Index (CSI) 2024 yang dilakukan oleh Indonesia National Air Carriers Association (INACA).
Selain Bandara Lombok, lima bandara yang dikelola oleh PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports lainnya juga meraih predikat yang sama, yaitu Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Internasional Yogyakarta, Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjung Pinang, dan Bandara Frans Kaisiepo Biak.
‘’Penghargaan ini merupakan wujud apresiasi dari para pemangku kepentingan terhadap standar pelayanan di Bandara Lombok. Hal ini akan semakin mendorong kami untuk senantiasa memperkuat komitmen dalam menghadirkan pelayanan terbaik di Bandara Lombok,’’ ujar General Manager PT Angkasa Pura Indonesia KC Bandara Lombok Barata Singgih Riwahono kepada wartawan, Minggu (27/10/2024).
Penghargaan CSI-INACA ini merupakan apresiasi INACA terhadap kinerja pelayanan bandara yang diukur melalui indeks kepuasan pelanggan atau CSI. Pengukuran CSI oleh INACA dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Pada pengukuran CSI tahun 2024, Bandara Lombok berhasil meraih skor CSI sebesar 4,85 dari skala 1-5.
Penilaian CSI dilaksanakan dengan melakukan survei kepada lima kelompok pemangku kepentingan bandara, yakni penumpang, awak kabin pesawat udara, maskapai penerbangan, mitra usaha di bandara, serta pengelola angkutan kargo dan logistik.
Selain untuk mengukur indeks kepuasan pelanggan, pengukuran tersebut juga ditujukan untuk menjaring informasi, umpan balik dan keluhan dari pengguna jasa yang kemudian dipergunakan sebagai dasar dalam perbaikan dan peningkatan pelayanan di bandara.
‘’Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan bandara yang telah mendukung setiap upaya Bandara Lombok dalam menghadirkan pelayanan yang prima,’’ kata Barata Singgih.
Ia mengaku bahwa hasil pengukuran ini menjadi evaluasi sekaligus memotivasi bagi pihaknya untuk terus melakukan perbaikan secara berkelanjutan. ‘’Tentunya, hal ini demi terciptanya pelayanan yang berkesan bagi seluruh pengguna jasa bandara,’’ ucap Barata Singgih.
Sementara itu, sebanyak 1,79 juta pergerakan penumpang hingga triwulan III atau September 2024 telah melalui Bandara Internasional Lombok. Sementara, tingkat pemulihan atau recovery rate jumlah penumpang Bandara Lombok telah mencapai 86 persen dibandingkan dengan periode yang sama 2019 atau sebelum pandemi Covid- 19 yang mencapai 2 juta penumpang.
Barata Singgih mengatakan, kinerja paling positif terjadi pada pergerakan kargo. Tercatat, Bandara Lombok melayani sebanyak 10.193 ton kargo pada periode Januari-September 2024. ‘’Angka tersebut tumbuh 144 persen dibanding periode Januari-September 2019 yang ada di angka 7.063 ton,’’ katanya.
Dengan kata lain, kinerja pergerakan kargo Bandara Lombok di triwulan III 2024 telah melampaui catatan pergerakan kargo pada periode yang sama 2019 sebelum pandemi. Kinerja pergerakan kargo setelah pandemi banyak dipengaruhi oleh berbagai katalis, terutama kargo logistik ajang World Superbike (WSBK) 2021-2023 dan MotoGP World Championship (MotoGP) 2022-2024.
Untuk pergerakan pesawat udara, Bandara Lombok melayani sebanyak 18.946 pergerakan pesawat sepanjang Januari-September 2024. Angka ini mencapai recovery rate sebesar 92 persen dibandingkan Januari-September 2019 yang sebanyak 20.514 pergerakan. ‘’Kami berharap pergerakan penumpang dan pergerakan pesawat udara hingga akhir 2024 ini akan semakin positif,’’ ujarnya. rul























