MATARAM – Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet), menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) VI Pemuda Pancasila (PP) NTB di Same Hotel, Rembiga Kota Mataram, Sabtu (1/10/2022).
Di depan kader PP, Bamsoet bicara pentingnya menjaga persatuan, kesatuan, dan toleransi antarpemeluk agama, suku, dan ras yang ada. ”Pemuda harus mampu menjaga persatuan, kesatuan, menjaga toleransi, dan mampu menjadi perekat bagi pemeluk agama, suku, dan ras yang ada di NTB,” pesannya.
Menurut Bamsoet, penerapan nilai-nilai Pancasila harus terus digelorakan kalangan Pemuda Pancasila. Terlebih kondisi bangsa Indonesia saat ini sudah kian membaik setelah dua tahun digempur pandemi Covid-19.
Ia mendaku pandemi menghadirkan sejumlah pelajaran penting untuk dipetik, seperti kebersamaan, kedisiplinan, tenggang rasa, dan rasa tolong menolong meningkat tajam.
“Sejumlah sikap tersebut merupakan intisari dari nilai-nilai Empat Pilar MPR RI yang terdiri atas Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika,” papar politisi Partai Golkar tersebut.
Dalam kesempatan itu, mantan jurnalis itu tak lupa mengingatkan para pemuda NTB. Kata dia, untuk bisa mewujudkan Generasi Emas 2045, caranya hanya dengan terus menerapkan nilai-nilai Pancasila. “Pilihannya adalah. Pancasila harus sungguh-sungguh didalami, dikembangkan, dan diterapkan dalam segala aspek kehidupan,” tandasnya.
Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, menambahkan, semangat perjuangan Pemuda Pancasila selaras dengan semangat NTB Gemilang. “Saya baru terkejut melihat salah satu inti perjuangan Pemuda Pancasila itu berani mati, saya kira ini inline (satu frekuensi) dengan semangat NTB Gemilang,” kata dia memuji. rul























