Bali Tambah 2 Pasien Covid-19 Meninggal, Sembuh 41, Positif 63 Orang

DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 kembali menyampaikan kabar duka perkembangan harian Covid-19, Rabu (15/7/2020). Dua pasien Covid-19 dinyatakan meninggal, satu dari Kabupaten Badung dan satu lagi dari Kabupaten Klungkung. Keduanya sebelumnya terkonfirmasi positif karena transmisi lokal.

”Ya, kembali ada kabar duka hari ini, sehingga total yang meninggal menjadi 29 orang (27 WNI, 2 WNA). Mudah-mudahan tidak ada penambahan lagi,” kata Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Bali, Drs. I Made Rentin, AP.M.Si, Rabu (15/7/2020).

Bacaan Lainnya

Di hari yang sama, GTPP juga mencatat penambahan 63 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Semuanya terpapar karena transmisi lokal yang tersebar di 7 kabupaten/kota, kecuali Jembrana dan Buleleng yang nihil kasus.

Kota Denpasar kembali menjadi penyumbang terbanyak 30 orang, disusul Kabupaten Bangli 16 orang, Karangasem 8 orang, Badung 3 orang, Gianyar 3 orang, Klungkung 2 orang dan Tabanan 1 orang. ”Dengan demikian, secara kumulatif kasus positif di Bali berjumlah 2.421 orang (2.401 WNI, 20 WNA).

Kabar baiknya, ada penambahan pasien covid-19 yang sembuh sebanyak 41 orang setelah mendapat perawatan secara intensif. Sebagai catatan, ke-41 pasien sembuh tersebut, sebelumnya terinfeksi karena transmisi lokal.

Mereka yang sembuh itu tersebar di 8 kabupaten/kota yakni Denpasar 17 orang, Badung 6 orang, Karangasem 4 orang, Klungkung 4 orang, Tabanan 4 orang, Gianyar 3 orang, Bangli 2 orang dan Buleleng 1 orang.

”Total pasien yang sembuh hingga saat ini sebanyak 1.613 orang (66,6 persen) dengan rincian 1.597 WNI dan 16 WNA,” jelas Made Rentin seraya menambahkan, kini pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) berjumlah 779 orang yang berada di 17 rumah sakit dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Grand Mega clan BPK Pering.

Pada bagian akhir, Made Rentin mengatakan, angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh transmisi lokal, yang secara kormulatif sejumlah 2.408 Orang dari jumlah kasus positif.

Karena itu, Kalaksa BPBD Provinsi Bali ini tak pernah berhenti mengingatkan masyarakat Bali melakukan upaya-upaya pencegahan Covid-19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan lainnya.

”Transmisi lokal kini menjadi momok, karena itu masyarakat harus sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus ini dengan mengikuti dan menjalankan protokol kesehatan yang sudah ditentukan,” harap Made Rentin. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses