Babak 8 Besar Liga 4 Nasional: Banyak dapat Peluang, Perseden Imbang Kontra Persitara

STRIKER Perseden menyundul bola di tengah kawalan dua pemain Persitara, pada laga pembuka Grup A Babak 8 Besar Liga 4 Nasional 2024-2025, di Stadion Kotabarat Surakarta, Selasa (20/5/2025). foto: yes

POSMERDEKA.COM, SURAKARTA – Perseden Denpasar mengawali laga Grup A Babak 8 Besar Liga 4 Nasional 2024-2025 dengan hasil imbang 1-1 kontra Persitara Jakarta Utara, di Stadion Kotabarat, Surakarta, Selasa (20/5/2025).

Laskar si Pitung – julukan Persitara- lebih dulu unggul 1-0 di pengujung babak pertama (menit 45). Gol ini bermula dari pelanggaran center bek Perseden Firman Nur Assydhiq di dekat kotak 16, hingga dihadiahi kartu kuning oleh Wasit Yeni Krisdianto dari Kabupaten Tulungagung.

Bacaan Lainnya

Center bek sekaligus kapten Persitara Ikhsan Hidayah Marzuki memanfaatkan bola servis itu. Tendangannya memang tidak keras, tetapi menipu pergerakan barisan belakang Perseden termasuk kiper Faizal Hariyono, hingga bola akhirnya bersarang mulus. Begitu gol, babak pertama langsung berakhir.

Di babak kedua, Perseden langsung gasspool, mengepung pertahanan Persitara. Serangan bertubi-tubi yang dibangun dari kedua sayap terus menyengat pertahanan tim yang didirikan pada 1979 itu. Jalannya pertandingan pun akhirnya berlangsung setengah lapangan di areal pertahanan Persitara, tapi Perseden kesulitan mencetak gol.

Setelah menyia-nyiakan banyak peluang, akhirnya Laskar Catur Muka -julukan Perseden- baru mendapat gol penyama melalui tandukan striker Kadek Yoga ”Lolo” Prasetya di menit 77.

Gol Kadek Lolo semakin memotivasi tim Perseden untuk memburu gol kemenangan. Tapi sayang sampai peluit panjang dibunyikan Wasit Yeni Krisdianto, skor 1-1 bertahan.

Dalam pertandingan itu, Wasit Yeni Krisdianto mengeluarkan empat kartu kuning, tiga diantaranya diberikan kepada pemain Persitara yakni Ikhsan Hidayah Marzuki, Kelvin Naek Maikel Sitinjak dan Unggul Perkasa. Satu kartu kuning lagi diberikan kepada pemain Perseden Firman Nur Assydhiq.

Usai laga tersebut, Pelatih Kepala Perseden Anak Agung Ketut Bramastra mengaku para pemainnya terlalu mudah membuat pelanggaran, hal ini menurutnya karena lemahnya komunikasi antar pemain. Gol pertama lawan misalnya bermula dari pelanggaran yang dilakukan Firman. ”Kita akan evaluasi kelemahan ini, semoga tak terulang saat laga berikutnya melawan Persebata Lembata,” ujar coach Bram. yes

SUSUNAN PEMAIN

Persitara: Zavier Zajarya Putra Sudrajat (g), Ahmad Bayhaqi, Fauzan Rifandi, Ikhsan Hidayah Marzuki (c), Mikco Dharma Sugianto, Julius Arthur Prawira Matondang/Fransiskus Lado (22), Muh. Hajir Suryana/Dzaky Rizullah (54), Setiya Alamsyah/Unggul Perkasa (54), Ahmad Hafiz Hidayat, Indra Randyansah, Muhamad Putra Patria Kusuma/Kelvin Naek Maikel Sitinjak (28).

Pelatih: Nurjati

Perseden: Faizal Hariyono (g), Asep Tri Wahono (c), Firman Nur Assydhiq, Mohammad Fadly Surya Saputra, Komang Aldita Maha Putra, Kurniawan Heru Prasetyo.Muhammad Alfian Jazoli (74), Yulius Larsan Holo, Alexandre David Diak Budiartha/Kadek Yoga Prasetya (30), Wayan Rival Adi Prastama/Putu Melka Yasa Adi Putra (30), Gerry Wilson Umbu Hanji, Rainal Dino Naimuni/Antonius Emanuel Sina (HT).

Pelatih: AA. Ketut Bramastra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses