Asosiasi Futsal Badung sudah Bentuk Tim Bayangan Porprov Bali 2022

TIM bayangann Futsal Badung foto bersama dengan tim Monev KONI, Sabtu (6/11/2021). foto: ist

MANGUPURA – Aosiasi Futsal Badung yang masih bernaung di bawah PSSI, kini sudah membentuk Tim Bayangan guna menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali tahun 2022.

Hal itu dilaporkan Ketua Asosiasi Futsal Badung I Ketut Sukadana ketika menerima rombongan Monitoring dan Evaluasi (Monev) KONI Badung di Lapangan Futsal Jimbaran Sport, Kuta, Sabtu (6/11/2021).

Read More

Tim Monev KONI Badung dipimpin Ketua Umumnya Made Nariana didampingi Sekretaris Made Sutama, Wakil Sekretaris AA Gung Putra, Bendahara Agung Rahmadi dan sejumlah pengurus lain.

KONI Badung memang merencanakan awal tahun 2022 seluruh Cabor di Badung yang ikut Porprov sudah membentuk team bayangan.

Namun Ketum Futsal Badung Sukadana mengatakan, ia sudah merekrut sejumlah pemain guna menghadapi Porprov 2022 yang direncanakan secara gotong royong di Bali. Artinya setiap kabupaten/kota di Bali akan melaksanakan porprov secara bersamaan dengan koordinasi KONI Bali.

Dalam Monev itu, Ketua Umum KONI Badung Made Nariana berharap, tim Futsal Badung tetap mempertahankan prestasi terbaik yang sudah dicapai selama ini. Lapangan Futsal Jimbaran dianggap memenuhi syarat jika dipakai Pengurus Provinsi Futsal Bali sebagai tempat porprov cabor tersebut nanti.

Sebelum melakukan monev Futsal, rombongan KONI Badung juga memonitor pelatihan Perbasasi di Lapangan Langoon Nusa Dua. Rombongan diterima Ketua Perbasasi Badung Widia Astika didampingi para pelatih dan atlet yang sedang melakukan pelatihan.

Perbasasi Badung juga berusaha akan mengawinkan juara dalam berbagai kejuaraan, termasuk dalam porprov Bali. Widia Astika mengatakan, sejumlah pemainnya sudah direkrut menjadi atlet nasional, yang akan dapat memberikan motivasi kepada atlet-atlet yang lain.

Usai di lapangan Langoon Nusa Dua, rombongan KONI Badung menuju Pantai Tembisi (sebelah kiri Pantai Pandawa) bertemu atlet Aerosport, khususnya nomor paralayang yang sedang melakukan persiapan pelatihan di pantai nan cantik itu.

Pimpinan Paralayang Badung Sunarta Ependi mengatakan, atletnya secara rutin melakukan pelatihan di pantai itu, yang dianggap sebagai tempat yang terbaik di dunia.

Salah satu persyaratan dianggap tempat terbaik, sebab berada di pantai dengan tebing kedalaman tertentu, dan dalam kejuaraan, atlet dapat start dan finish di tempat yang sama.

Setelah atlet melayang-layang dari tempat itu selama 15 menit dengan bantuan angin, ia akan kembali finish di tempat start. Hal ini jarang terjadi di tempat lain.

Sunarta menjelaskan, di Bali banyak ada tempat latihan aerosport seperti Jembrana, Tabanan, Gianyar dan Klungkung. Namun pantai Selatan Bali di Badung, merupakan venue paralayang yang terbaik.

Sunarta mengatakan, olahraga paralayang selain untuk prestasi juga dapat menunjang program sport tousrism di daerah Bali.

Ia mengakui sudah dapat bantuan dari Dinas Pariwista untuk membentuk atlet baru yang sekaligus kelak dapat memandu turis yang ingin menikmati olahraga tersebut.

“Kami siap ikut Pekan Olahraga Provinsi dan menjadi yang terbaik,” kata Sunarta Ependi meyakinkan Ketum KONI Badung dan rombongan. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.