ASN Diminta Paham Aturan-Manajemen Kepegawaian

WABUP I Wayan Diar, membuka kegiatan sosialisasi peraturan perundang-undangan yang diikuti para kepala bagian dan para sekretaris di lingkungan Pemkab Bangli, Kamis (21/4/2022). Foto: ist

BANGLI – Wakil Bupati (Wabup) Bangli, I Wayan Diar, membuka kegiatan sosialisasi peraturan perundang-undangan yang diikuti para kepala bagian dan para sekretaris di lingkungan Pemkab Bangli, Kamis (21/4/2022).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Bangli, Made Mahindra Putra, dalam laporannya menyampaikan, sosialisasi tersebut dengan tema “Sistem Kerja Pasca Penyederhanaan Birokrasi”. Tujuannya untuk menambah wawasan ASN terhadap peraturan perundang-undangan kepegawaian.

Bacaan Lainnya

Sosialisasi pada 21-22 April itu diikuti kepala bagian dan sekretaris masing masing OPD, dengan menghadirkan narasumber dari Kantor Regional X BKN Denpasar.

“Besar harapan kami, melalui sosialisasi ini wawasan ASN terhadap isu-isu yang berkaitan dengan manajemen kepegawaian dapat terjawab,” ucapnya.

Wakil Bupati Wayan Diar dalam sambutannya mengatakan, di Bangli beberapa hari lalu telah dilakukan restrukturisasi kelembagaan. Tentu banyak hal kendala yang dihadapi setelah restrukturisasi kelembagaan ini terkait tugas dan fungsi ASN.

Sebab, pada kenyataannya banyak berkaitan dengan beberapa persoalan. “Mudah-mudahan nanti di sosialisasi sistem kerja penyederhanaan birokrasi ini akan terjawab semua persoalan,” harapnya.

Dia berharap seluruh peserta bisa menyampaikan ke narasumber terkait persoalan-persoalan yang ada di Bangli. Banyak persoalan di jabatan fungsional yang belum didapat pemecahannya, baru dalam jabatan fungsional umum saja yang terpecahkan.

Baca juga :  Bagi Rapor-Libur Siswa Ikuti SE Kemendikbudristek

“Bagi teman-teman yang kena penyetaraan kemarin, misalnya disiplin ilmunya tehnik, harus dicarikan wadah yang tepat di posisi fungsionalnya. Jadi, fungsionalnya memang betul-betul bermanfaat terkait dengan disiplin ilmunya,” pesan Diar.

Kepada BKDPSDM, dia minta kegiatan seperti ini diagendakan seperti forum-forum diskusi para kabag, atau para sekretaris.

Dengan begitu dapat dideteksi setiap kendala atau persoalan yang ada di masing-masing OPD, sehingga ditemukan persamaan atas apa yang harus dikerjakan dalam rangka percepatan pembangunan Kabupaten Bangli. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.