BANGLI – I Nengah Tata (67), asal Banjar Kubu, Kelurahan Kubu, Bangli, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di depan kamar mandi miliknya, Rabu (15/7). Diduga, pria ini nekat gantung diri karena tak kuat menahan sakit asam urat yang dideritanya selama ini.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Polsek Bangli, kejadian pertama kali diketahui I Ketut Gunarsa (31), anak kandung korban sekitar pukul 05.30 Wita. Ketika itu, dirinya pulang dari menginap di rumah saudaranya, dan melihat ayahnya berada di depan kamar mandi.
Waktu itu, saksi belum menyadari korban gantung diri, dan mengira korban berdiri di depan kamar mandi. Selanjutnya, saksi keluar rumah dan kembali menuju rumah saudaranya yang berada disebelah. Berselang satu jam, saksi menengok korban dari rumah saudaranya lewat tembok dan terkejut melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di depan kamar mandi menggunakan kabel listrik warna putih.
Panik, dirinya langsung memanggil Ni Wayan Wirni (47), yang merupakan istri dari saudara korban serta warga sekitar untuk meminta bantuan. Selanjutnya peristiwa tersebut diinformasikan kepada pihak kepolisian, dan dilaporkan ke Polsek Bangli guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Bangli, Kompol I Nengah Rata, mengatakan, dari hasil pemeriksaan medis yang dilakukan petugas medis dari Puskesmas 1 Bangli, Kadek Ridnyanawati, tidak ditemukan tanda kekerasan pada jazad korban. ”Kuat dugaan korban depresi karena penyakit asam urat yang dideritanya dan memilih mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri,” kata Kapolsek. 028
























