Armand Setiawan Selangkah Lagi Gantikan Rochineng Pimpin FORKI Bali

ARMAND Setiawan, satu-satunya calon yang mendaftar sebagai ketua Umum FORKI Bali. foto: ist

DENPASAR – Selangkah lagi, Sensei Armand Setiawan akan memimpin Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (FORKI) Bali, menggantikan Ketut Rochineng yang sudah dua periode menakhodai induk organsasi olahraga karate di Pulau Dewata. Kok bisa?

Sampai batas akhir pendaftaran calon ketua umum (caketum) pada 23 April 2022, atau tiga hari menjelang pelaksanaan musyawarah olahraga provinsi (Musorprov) FORKI Bali, hanya satu nama yang muncul yakni Armand Setiawan. Artinya, tidak ada nama lain yang ikut mendaftar meramaikan bursa pemilihan ketua umum FORKI Bali.

Bacaan Lainnya

Bukan hanya sekadar calon tunggal, Armand Setiawan yang lebih dikenal dengan sapaan Armand Jogger, juga didukung mayoritas pemilik hak suara (votter). Hal itu dibenarkan Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Musorprov FORKI Bali, Aditya Putra Thama.

”Ya, sampai batas akhir pendaftaran (23/4/2022) hanya satu orang mendaftar sebagai caketum FORKI Bali yakni Pak Arman Setiawan. Bahkan lengkap dengan dukungan 10 suara dari 15 pemilik hak suara. Syarat minimal caketum harus mendapat dukungan 5 suara,” papar Aditya saat dikonfirmasi posmerdeka.com, Senin (25/4/2022).

Musorprov FORKI Bali, tambah Aditya, akan dilangsungkan Selasa (26/4/2022) siang pukul 14.30 di aula Hotel Griya Santrian Sanur, Denpasar. Sementara pemilik hak suara yakni 9 Pengkab/Pengkot FORKI se-Bali plus 6 perguruan karate (Inkai, Lemkari, KKI, Gojukai, Inkanas dan Shiroite).

Baca juga :  Pura Rengked Terancam Abrasi Pantai Saba

Ditanya terkait persiapan pelaksanaan Musorprov, Aditya menegaskan secara umum sudah siap digelar. ”Segala persiapannya sudah rampung, tinggal sekarang pelaksanaannya saja,” tegasnya seraya menambahkan, Musorprov FORKI Bali akan dibuka Ketua Umum KONI Bali, IGN. Oka Darmawan.

Dikonfirmasi terpisah, Armand Setiawan mengaku bersyukur bisa mendapat dukungan mayoritas suara. Dia mengaku maju dalam perebutan ketum FORKI Bali, dengan niat tulus dan pastinya dengan tekad lebih memajukan olahraga karate di Bali. ”Terima kasih atas dukungan teman-teman,” ujarnya.

Nama Armand mengerucut karena dinilai figur yang sangat tepat. Apalagi sebagai manajer tim karate Bali dalam dua kali PON (di Jabar dan Papua), dia sangat sukses dan selalu bisa menyumbangkan medali emas. Bahkan pada PON XX di Papua, menjadi sejarah besar karena baru kali pertama Bali bisa menyabet 2 keping emas. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.