Antari Jaya Negara Pastikan Gerakan Transisi PAUD ke SD Berjalan Lancar

BUNDA PAUD Kota Denpasar, Antari Jaya Negara (kiri) mengajak siswa kelas I bernyanyi di sela-sela monev program Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan di SD Saraswati 5 Denpasar, Senin (10/7/2023). Foto: tra
BUNDA PAUD Kota Denpasar, Antari Jaya Negara (kiri) mengajak siswa kelas I bernyanyi di sela-sela monev program Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan di SD Saraswati 5 Denpasar, Senin (10/7/2023). Foto: tra

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Denpasar, Antari Jaya Negara, menyatakan Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan pada satuan pendidikan sekolah dasar (SD) di Kota Denpasar pada tahun ajaran 2023/2024 ini berjalan lancar.  “Kita pastikan, satuan pendidikan yang ada di wilayah Kota Denpasar sudah memahami dan menindaklanjuti semua hal yang berkaitan dengan program Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan,’’ Antari Jaya Negara di sela-sela monev program Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan di SD Saraswati 5 Denpasar, Senin (10/7/2023).

Menurut Antari Jaya Negara, sebelumnya melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, juga sudah dikeluarkan surat edaran agar menghapus tes calistung untuk masuk SD. Termasuk dalam pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada kelas 1 yang berlangsung selama 2 minggu.

Read More

Kehadiran Antari Jaya Negara di SD Saraswati 5 Denpasar; didampingi Kabid Pembinaan PAUD dan PNF Disdikpora, Ni Made Sugiantini; dan Kadisdikpora Kota Denpasar, AA Gede Wiratama, diterima Kepala SD Saraswati 5 Denpasar, AA Istri Mahayogiyanti, S.Pd. Para siswa terlihat sangat gembira menyambut kehadiran istri orang nomor satu di Kota Denpasar ini.

Pada kesempatan itu, Antari Jaya Negara menyampaikan, gerakan ini merupakan upaya menjaga keselarasan pendidikan anak dari PAUD ke SD/MI, sehingga proses peralihan dapat berjalan dengan baik dan lancar. Tercipta suasana belajar yang positif dan membekas sebagai kenangan indah bagi anak-anak yang masih dalam kategori anak usia dini.

Di antaranya, penerimaan peserta didik baru SD tidak melakukan tes baca tulis hitung sebagai dasar penerimaan peserta didik baru yang berasal dari satuan PAUD atau belum pernah mengikuti PAUD. Kemudian, selama MPLS yang berlangsung selama 2 minggu ada program-program yang harus dilakukan seperti, guru kelas rendah SD harus melakukan asesmen awal kepada peserta didik agar mampu memilih kegiatan pembelajaran yang memberikan pengalaman yang menyenangkan.

Selanjutnya, menerapkan pembelajaran yang membangun enam kemampuan fondasi anak yang dibangun secara berkelanjutan dari PAUD hingga kelas 2 SD. Sambil berjalan melalui Disdikpora Kota Denpasar akan dilakukan aktivasi forum komunikasi PAUD-SD untuk pelaksanaan advokasi dan pendampingan bagi satuan pendidikan.

Antari Jaya Negara menegaskan, baik guru maupun orangtua harus berkomitmen untuk bersama sama menerapkan pola asuh dan didik yang seimbang dan sejalan, baik di sekolah maupun di rumah.  Sebagai Bunda PAUD Kota Denpasar, ia mendukung program Merdeka Belajar episode ke-24 Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan ini.

‘’Dengan begitu upaya kita membangun karakter manusia unggul yang sehat dan kuat, cerdas dan berprestasi, pada masa-masa usia dini anak-anak kita bisa selaras dan berkesinambungan demi masa depan yang lebih baik, selamat memasuki tahun ajaran baru 2023/2024,’’ kata Antari Jaya Negara.

Kadisdikpora Kota Denpasar,  AA Gede Wiratama, mengungkapkan, pelaksanaan monev ini bertujuan untuk memastikan implementasi program Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan tersebut telah berjalan. ‘’Dalam hal ini pihak Disdikpora bersama dengan Pokja Bunda PAUD Kota Denpasar melakukan monev untuk memastikan implementasi program Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan telah berjalan. Kita mengambil sesi di hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah,’’ paparnya.

Untuk MPLS sendiri, Agung Wiratama juga meminta kepada satuan pendidikan terkait untuk mengaplikasikan materi dari program transisi PAUD ke SD yang menyenangkan yang telah diterapkan. ‘’MPLS itu sebagai program penguatan dari transisi PAUD ke SD, melalui kelas awal yang menyenangkan. Untuk modul belajar dan bahan ajarnya sendiri ada di dalam Platform Merdeka Mengajar (PMM), jadi untuk ini, saya harap satuan pendidikan bisa mengaplikasikannya saat proses MPLS,’’ pungkasnya. tra

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.