Aksi “Cinta Ibu Pertiwi”, KT Dharma Praja Mandala Tanam Seribu Bibit Pohon

ANGGOTA Karang Taruna Dharma Praja Mandala Desa Meliling, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, menggelar ‘Cinta Ibu Pertiwi’ dengan menanam sekitar 1.000 bibit pohon di sepanjang jalan di Desa Meliling, Minggu (3/1/2021) sore. Foto: ist
ANGGOTA Karang Taruna Dharma Praja Mandala Desa Meliling, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, menggelar ‘Cinta Ibu Pertiwi’ dengan menanam sekitar 1.000 bibit pohon di sepanjang jalan di Desa Meliling, Minggu (3/1/2021) sore. Foto: ist

TABANAN – Karang Taruna Dharma Praja Mandala Desa Meliling, Kecamatan Kerambitan, Tabanan menggelar aksi sosial penanaman sekitar 1.000 bibit pohon. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di sepanjang jalan di Desa Meliling, Minggu (3/1/2021) sore.

Aksi sosial yang dikemas dalam “Cinta Ibu Pertiwi” tersebut, kata Ketua Karang Taruna Dharma Praja Mandala Desa Meliling, I Made Wisnu Dwi Udayana, juga melibatkan sejumlah pihak terkait. “Aksi ini
dilaksanakan oleh yowana, dalam hal ini Karang Taruna Dharma Praja Mandala Desa Meliling, yang juga bekerja sama dengan para kepala kewilayahan, kelian adat, jero bendesa adat, dan Perbekel Desa Meliling,” ungkapnya.

Read More

Adapun bibit pohon yang ditanam, lanjut Wisnu, adalah tanaman upakaraseperti plawa puring, sandat, cempaka, pucuk rejuna, dan jempiring. Lokasi penanaman untuk jenis bibit tanaman tersebut berada di seputaran Pura Khayangan Tiga Meliling.

Ada juga beberapa pohon perindang yang ditanam, seperti tabebuya dan mahoni. Ada pula tanaman buah, seperti nangka unggul dan jambu biji merah, yang ditanam di sepanjang jalan di Desa Meliling.

“Aksi ini dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19, dan juga pada awal tahun 2021. Kami menanam sekitar seribu bibit pohon tersebut untuk persembahan kepada ibu pertiwi. Nantinya, tanaman tersebut juga akan bisa dinikmati oleh anak-cucu,” pungkasnya. gap

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.