Akhiri Karantina, Ini Yang Dilakukan PMI Asal Denpasar

  • Whatsapp
PENYERAHAN bantuan APD dari para pekerja migran Indonesia (PMI) asal Denpasar kepada Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19, Selasa (28/4/2020). Foto: ist
PENYERAHAN bantuan APD dari para pekerja migran Indonesia (PMI) asal Denpasar kepada Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19, Selasa (28/4/2020). Foto: ist

DENPASAR – Sebagai bentuk timbal balik atas perhatian Pemerintah Kota Denpasar kepada para pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kota Denpasar yang menjalani karantina di rumah singgah, para PMI menyumbang sejumlah alat pelindung diri (APD) pada Selasa (28/4/2020). Bantuan yang diserahkan berupa pakaian APD 80 unit, pelindung wajah 20 unit, dan masker sebanyak 600 buah.

Bantuan APD tersebut berasal dari 54 orang PMI yang sebelumnya dikarantina di rumah singgah, diserahkan secara simbolis oleh I Wayan Muliarsana selaku perwakilan PMI. Bantuan diterima Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kota Denpasar, disaksikan Kadis Kesehatan dr. Luh Putu Sri Armini dan Kadis Pariwisata Ir. M.A. Dezire Mulyani.

Bacaan Lainnya

Koordinator PMI, I Wayan Muliarsana, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar yang telah memperhatikan PMI dan menyediakan tempat yang sangat layak untuk menjalani karantina 14 hari sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19. “Bantuan ini kami himpun dari teman-teman sesama pekerja migran sebagai bentuk ucapan terima kasih kami kepada Pemerintah Kota Denpasar yang telah memberi perhatian yang begitu baik kepada kami, ” katanya.

Muliarsana menambahkan bahwa kasus Covid-19 harus dilawan bersama-sama secara bergotong-royong. Ia pun berharap pandemik ini segera berakhir.

Baca juga :  BPD Bali Raih Paritrana Award 2019, Berkontribusi dalam Kemajuan Indonesia

Sementara itu, Kadis Kesehatan dr. Luh Putu Sri Armini mewakili Gugus Tugas Kota Denpasar mengucapkan terima kasih kepada PMI gelombang pertama dari Kota Denpasar yang saat ini sudah selesai menjalani proses karantina di rumah singgah. Menurutnya kontribusi dari para PMI ini tentu sangat bermanfaat dalam upaya percepatan penanganan pandemi Covid-19.

“Kami dari Pemerintah Kota Denpasar mengucapan terima kasih kepada semua dan pekerja migran Indonesia yang dalam proses karantina di rumah singgah telah berjalan baik,” ucapnya.

Sri Armini menjelaskan, selesai mengikuti karantina tersebut, para PMI setelah pulang tetap melanjutkan isolasi mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari. Dan ditekankan kepada PMI tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan disiplin untuk kebaikan bersama seluruh keluarga dan masyarakat. 026

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.