GRESIK – Skuad Perseden Denpasar akhirnya lolos ke babak 32 besar Liga 3 putaran nasional, setelah mengakiri drama Grup I babak 64 besar dengan membantai Alesha FC Makassar (Sulawesi Selatan) dengan skor telak 3-0 tanpa balas, di Stadion Semen Gresik, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Minggu (13/2/2022).
Duel Perseden vs Alesha FC pada matchday ketiga (terakhir) Grup I ini menjadi laga penentuan kedua tim. Artinya, Perseden yang berbekal 1 kemenangan dan 1 kekalahan, membutuhkan kemenangan untuk lolos.
Begitu juga Alesha FC yang pada dua laga sebelumnya menderita kekalahan, sangat berabisi meraih kemenangan sambil berharap tuan rumah Gresik United menghempaskan Persemar di saat bersamaan.
Memang pada akhirnya Gresik United berhasil mengalahkan Persemar 1-0 lewat gol penalti kapten tim Ridwan Pri Handoko menit 75. Tapi Elesha FC gagal mewujudkan ambisinya, karena justru menyerah 0-3 atas Perseden. Dengan demikian, klub milik perusahaan dari PT Alesha Grup Perkasa harus tersingkir alias gagal lolos 32 besar.
Perseden yang dibesut duet Pelatih Wayan Sukadana dan Komang Mariawan, mengawali laga dengan gol cepat di menit ke-7 melalui penyerang sayap Reza Yulian Hidayat. Perseden menggandakan keunggulan melalui pemain pengganti Made Juli Dwi Mehendra di babak kedua, tepatnya menit 79.
Made Juli masuk menggantikan Fajar Ferdy Saputra di menit 77. Tapi baru bermain hanya dua menit, dia sudah bisa menjebol gawang Alesha yang dijaga kiper pengganti Muh Faidz Akhsan Rustam.
Sayangnya gol Made Juli harus dibayar mahal, karena tiga menit berselang (menit 82) dia dan penyerang Alesha FC, Jefry Natan secara bersamaan diganjar kartu merah langsung oleh Wasit Eristo Chesa Rinenggo.
Wasit dari Semarang itu juga membuat Alesha FC semakin menderita setelah di menit ke-87 kembali mengusir penyerang Aslan Tawakkal karena menerima dua kartu kuning. Perseden pun mengambil keuntungan itu dengan mencetak gol ketiga melalui kapten tim Mede ”Mucin” Antha Wijaya di menit 90+3.
Grup I ini memang penuh drama karena diwarnai kasus covid-19 berbau kontroversial, yang tentu saja menjadi momok menakutkan bagi Perseden. Pasalnya, dalam dua laga sebelumnya Perseden tidak bisa menurunkan kekuatan terbaiknya karena 50 persen pemain inti ”dicovidkan.”
Bahkan Manajer Tim Perseden, AA. Alit Made Wiartha yang tak bisa mendampingi timnya ke Gresik, justru muncul hasil tes PCR yang diserahkan pihak panitia. Entah ini disengaja atau ada unsur kelalaian, yang jelas kasus ini sangat merugikan kubu Perseden dan patut menjadi perhatian PSSI Pusat.
Sebagaimana diketahui, Alit Wiartha yang masih dalam suasana berduka karena ayahnda AA. Oka Suci meninggal dunia, memang tidak bisa ikut ke Gresik mendampingi timnya. Yang jadi pertanyaan, kenapa ada hasil tes PCR walau negatif yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik.
Beruntung saat melawan Alesha FC, Perseden bisa menurunkan kekuatan penuh menyusul sejumlah pemain intinya yang divonis covid-19 bisa diturunkan setelah dinyatakan negatif. Buntutnya, Perseden sukses meraup kemenangan 3-0 sekaligus lolos 32 besar dengan status runner up Grup I, dibawah Gresik United sebagai juara grup. yes
Susunan Pemain Kedua Tim
PERSEDEN: Lalu Yogik Pradipa (g), Arga Bima Hermawan/Komang Dedi Hendrawan, Made Riswanda Verdinan/Polycarpus Patristo Palut Kondamari, Nengah Sulendra, Aprianto, Putu Melka Yasa Adiputra/Fuandi Alim Fikri, Aprianto, Mede ”Mucin” Antha Wijaya (c), Alberto Louis Junior Bura, Fajar Ferdy Saputra/Made Juli Dwi Mahendra, Reza Yulian Hidayat, Ronaldo Cevan Atilla/Gede Suara Dharma.
Pelatih: Wayan Sukadana
ALESHA FC: Adriansyah (g)/Muh Faidz Akhsan Rustam, Ahmad Riozan Ghulam/Israf Hafied Patianza, Darmawansyah (c)/Aris, Celvin Saputra Boyan, Ihfan Prasetya, Andi Muh. Andriawan, Zulkifli, Aldi Fajar, Jefry Natan, Muh Fahmikhul Haidi/Asir, Aslan Tawakkal.
Pelatih: Basri Badussalam
KLASEMEN AKHIR GRUP I
1.Gresik United 3 3 0 0 4-1 9
2.Perseden 3 2 0 1 8-3 6
3.Persemar 3 1 0 2 4-7 3
4.Alesha FC 3 0 0 3 2-7 0
























