2024, Tahun Kolosal Pemilu di Indonesia

KETUA KPU NTB, Suhardi Soud, saat memberikan keterangan pada wartawan, Selasa (15/2/2022). Foto: rul
KETUA KPU NTB, Suhardi Soud, saat memberikan keterangan pada wartawan, Selasa (15/2/2022). Foto: rul

MATARAM – Jajaran KPU NTB mengikuti peluncuran hari pemungutan suara Pemilu Serentak 2024 secara virtual di kantor KPU setempat, Senin (14/2/2022) malam. Peluncuran digelar KPU RI secara luring dan daring dari Jakarta, yang diikuti KPU provinsi dan kabupaten/kota seluruh Indonesia. KPU menetapkan tanggal 14 Februari 2024 sebagai hari pemungutan suara, dituangkan dalam Surat Keputusan KPU Nomor 21 Tahun 2022 yang ditandatangani Ilham Saputra selaku Ketua.

“Dengan diluncurkannya hari pemungutan suara pada 14 Februari 2024, kami ada waktu melakukan sosialisasi selama dua tahun. Sesuai tahapan Pemilu, kami wajib terus melakukan sosialisasi,” ujar Ketua KPU NTB, Suhardi Soud, Selasa (15/2/2022). 

Read More

Tahun 2024, sebutnya, merupakan tahun kolosal Pemilu di Indonesia. Sebab, selain Pemilu, KPU juga akan menggelar Pilkada Serentak pada 27 November. Jadi, KPU butuh energi positif di seluruh tingkatan, mulai kabupaten/kota hingga nasional. Pemilu yang pelaksanaannya pada hari menarik, tanggal 14 Februari, semangatnya adalah agar anak-anak muda senang. “Karena Pemilu ini dilangsungkan dengan penuh cinta damai dan kasih sayang,” terang Suhardi. 

Dengan diluncurkannya hari pemungutan suara, Suhardi berujar tahapan Pemilu 2024 akan segera dimulai. Merujuk laporan KPU RI, tahapan Pemilu akan dimulai Juni mendatang. Hanya, tahapannya masih disusun KPU RI. “Nantinya tahapan itu berisi jadwal kampanye, logistic, hingga rekrutmen penyelenggara Pemilu,” ungkapnya. 

Dia memastikan jajarannya sangat siap melaksanakan tahapan Pemilu 2024. Secara internal, KPU NTB juga melakukan diskusi mendalam dengan salah satu topik tantangan terkait penambahan dapil di kabupaten/kota di NTB. 

Ketua KPU, Ilham Saputra, dalam sambutannya secara daring pada Senin (14/2/2022) malam mengatakan, peluncuran hari pemungutan suara itu juga menjadi sarana sosialisasi kepada masyarakat. Tujuannya agar publik paham dan ikut berpartisipasi dalam penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024.

“Semoga apa yang kita pikirkan bersama, apa yang kita impikan bersama, untuk mewujudkan demokrasi yang kuat di Indonesia melalui Pemilu yang berintegritas dan profesional dan pemilu yang jujur adil dan bermartabat, bisa kita laksanakan,” ajaknya.

Menurut dia, kesuksesan Pemilu yang diimpikan baru bisa diwujudkan kalau seluruh elemen secara bersama-sama kerja sama, baik Pemerintah, KPU, Bawaslu, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), partai politik, stakeholder hingga masyarakat. Peluncuran hari pemungutan suara Pemilu Serentak 2024 tersebut bertepatan dengan dua tahun sebelum hari pemungutan suara digelar. 

Pada dua tahun mendatang, berbagai tahapan akan digelar seperti Daftar Pemilih Tetap (DPT), teknis Pemilu, pendaftaran calon peserta Pemilu, verifikasi calon peserta Pemilu, penetapan calon peserta Pemilu, hingga kampanye. rul

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.