POSMERDEKA.COM, BANGLI – Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli mengerahkan 18 dokter hewan untuk mengecek kesehatan hewan kurban menjelang Idul Adha. Para dokter hewan ini akan memberi pelayanan kesehatan pada hewan, dengan dikonsentrasikan di dua tempat, mulai dari H-1 Idul Adha sampai Hari Raya Idul Adha.
Kepala Dinas PKP Bangli, I Wayan Sarma, Rabu (4/6/2025) mengatakan, pemeriksaan kesehatan hewan jelang Idul Adha sudah menjadi rutinitas tahunan. “Kami pasti siap memberi pelayanan kepada saudara kita umat muslim. Kami sudah persiapan, dan kami pastikan ada 18 dokter hewan yang akan melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban,” jelasnya.
Lebih lanjut Sarma mengatakan, dari 18 dokter hewan yang diterjunkan, 14 dokter hewan dari Dinas PKP Bangli dan empat dari profesi dokter hewan yang ikut membantu. Mereka ditempatkan di dua lokasi, yakni Masjid Agung Bangli, dan masjid di Kecamatan Kintamani. “Selain itu juga ada Desa Kutuh, Kintamani. Namun sifatnya pemantauan saja,” sambungnya.
Dia menguraikan, pemeriksaan hewan kurban akan dilakukan dengan dua tahapan. Tahap pertama dengan pemeriksaan ante-mortem, dan tahap kedua pemeriksaan post-mortem.
Pemeriksaan ante-mortem dilakukan sebelum hewan disembelih untuk memastikan keadaannya sehat, dan memenuhi syarat untuk dikurbankan. Dilihat kondisi luarnya apakah ada cacat, atau penyakit kulit atau penyakit lainnya.
Untuk pemeriksaan post-mortem, ungkapnya, dilakukan setelah hewan disembelih. Langkah ini untuk memastikan keamanannya, dan memastikan tidak ada kelainan pada daging dan jeroan yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat. “Pemeriksaan ante-mortem dilakukan pada H-1 Idul Adha,” pungkasnya. gia























