143 PMI Asal Denpasar Telah Ikuti Tes Cepat, 1 Orang Dikonfirmasi Positif Covid-19, 2 Orang Reaktif

  • Whatsapp
SUASANA tes cepat PMI di rumah singgah Kota Denpasar, beberapa waktu lalu. Foto: ist
SUASANA tes cepat PMI di rumah singgah Kota Denpasar, beberapa waktu lalu. Foto: ist

DENPASAR – Pemkot Denpasar melalui Dinas Kesehatan serta Satuan Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 memfasilitasi tes cepat atau skrening awal terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang sedang menjalani masa karatina di rumah singgah. Hingga Selasa (28/4/2020) sedikitnya 143 orang PMI telah menjalani Rapid Test. Hasilnya, 1 orang dikonfirmasi positif Covid-19 setelah dilanjutkan dengan test swab, 2 orang reaktif, dan 140 orang dinyatakan non reaktif.

Kadis Kesehatan Kota Denpasar, dr. Luh Sri Armini saat dikonformasi Selasa (28/4/2020) menjelaskan, bahwa pelaksanaan tes cepat di Kota Denpasar memberikan prioritas kepada Orang Tanpa Gejala (OTG), Orang Dalam Pengawasan (ODP), orang dengan riwayat kontak tracking, PMI dan tenaga medis yang menangani pasien covid 19. Hal ini lantaran kelompok tersebut lebih rentan karena memiliki riwayat kontak atau bepergian keluar daerah atau negara terjangkit.

Bacaan Lainnya

‘’Pemkot Denpasar benar-benar melakukan protap Covid-19 terhadap PMI yang menjalani masa karantina, selain penjagaan yang ketat dan pemeriksaan kesehatan rutin, dilakukannya rapid test unt memastikan nanti setelah pulang PMI sudah negatif dan sehat,’’ jelasnya.

Namun demikian, lanjut Sri Armini bahwa  mereka yang hasil tes cepat-nya reaktif (positif) ataupun non reaktif (negatif) bukan berarti yang bersangkutan positif atau negatif Covid-19. Hal ini lantaran tes cepat hanya bersifat skrening awal. Namun, ada satu PMI yang dinyatakan positif Covid-19 setelah dilanjutkan pada tes swab, dan saat ini sudah dirujuk ke RSUP Sanglah.

Baca juga :  Bank BPD Bali Berbagi di Panti Asuhan Destawan

Sementara Jubir Gugus Tugas Penanggulangan Covid 19 Kota Denpasar, Dewa Gede Rai, mengimbau masyarakat Kota Denpasar yang memiliki riwayat mengunjungi wilayah zona merah, kontak langsung dengan pasien positif Covid-19, atau pun negara terjangkit agar lebih disiplin dan jujur mengikuti arahan pemerintah. Sehingga langkah pecegahan dapat dioptimalkan.

PMI yang sudah melaksanakan masa karantina selama  14 hari dan sudah di tes cepat 2 kali dengan hasil negatif diijinkan untuk pulang ke rumahnya masing masing, untuk selanjutnya melakukan isolasi mandiri selama 14 hari kedua. Hari ini sebanyak 54 PMI gelombang pertama sudah diijinkan pulang ke rumahnya dan diantar langsung oleh Satgas Covid 19 Kota Denpasar sampai ke kantor desa/kelurahan. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.