13 PMI Buleleng “Tamatkan” Masa Karantina

  • Whatsapp
SEJUMLAH PMI asal Buleleng yang telah selesai masa karantina selama 14 hari mengikuti tes cepat secara serentak. Foto: arik
SEJUMLAH PMI asal Buleleng yang telah selesai masa karantina selama 14 hari mengikuti tes cepat secara serentak. Foto: arik

BULELENG – Kabar gembira terkait penanganan Covid-19 alias Corona di Kabupaten Buleleng. 13 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Buleleng telah “menamatkan” masa karantina mandiri selama 14 hari sekaligus mengikuti rapid test (tes cepat) jenis antigen, Minggu (26/4/2020). Meski hasil tesnya negatif dan dibolehkan pulang, mereka diharap selalu mengikuti anjuran pemerintah terkait pencegahan penyebaran Corona.

Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, memantau jalannya tes cepat di Hotel Aneka tersebut. Menurut salah seorang petugas medis, Ayu Dwi Mahardani, dari total 55 PMI yang dikarantina di Hotel Aneka, sebanyak 13 orang memasuki akhir masa karantina. “Setelah hasilnya dinyatakan negatif, 13 orang ini dapat pulang ke rumahnya masing-masing. Harapannya, seluruh PMI yang kini pulang tetap mengikuti anjuran dari pemerintah,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Bupati Agus Suradnyana mengatakan, tes cepat jenis antigen ini dilaksanakan bertahap dengan mengikuti masa karantina para PMI, baik yang karantina di sekolah maupun hotel. Setelah 14 hari, mereka wajib menjalani tes cepat. Tes cepat antigen yang digunakan Pemkab Buleleng, sebutnya, dinilai salah satu jenis tes yang lebih akurat dari tes cepat antibodi.

Buleleng, menurut Suradnyana, menjadi kabupaten pertama di Bali menggelar tes cepat jenis antigen. “Bagi para PMI yang sudah menjalani rapid test di bandara dan hasilnya negatif, mereka kembali menjalani rapid test. Setelah hari ini hasilnya negatif, saya yakinkan mereka sudah bisa pulang ke rumah masing-masing,” kata Suradnyana.

Baca juga :  Belasan ODP Dipindahkan ke RS Pratama Giri Emas

Untuk diketahui, tes cepat jenis antigen ini akan mendeteksi ada atau tidaknya antigen, termasuk protein yang terkandung di virus Corona. Jika PMI yang tes cepat ini hasilnya positif, selanjutnya dilakukan uji swab sampai mendapat hasil lab negatif dua kali. Jika sudah dua kali negatif dari uji swab, barulah mereka dibolehkan pulang ke rumah masing-masing. 018

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.