Warga Landih Dukung Rencana Pembangunan Sirkuit Drag Race

KABID Bina Marga Dinas PU-Perkim Bangli, I Wayan Lega Suprapto. Foto: ist

BANGLI – Sirkuit drag race di Kabupaten Bangli dipastikan akan dibangun secara bertahap mulai tahun 2022. Dalam APBD Induk tahun 2022 juga diplot anggaran senilai Rp6,5 miliar untuk pembangunan drag race di atas lahan seluas 2 hektar.

Lokasinya kemungkinan besar di wilayah Desa Landih, Kecamatan Bangli. Dinas PU-Perkim Bangli disebut-sebut melakukan sosialisasi berkaitan rencana pembangunan tersebut.

Read More

Perbekel Desa Landih, I Wayan Suarta, Rabu (26/1/2022) membenarkan bahwa pembangunan sirkuit tersebut akan dibangun di wilayahnya. Hal ini menyusul adanya sosialisasi dari Dinas PU ke Desa Landih. Untuk sosialisasi ke masyarakat, kata dia, sejauh ini belum pernah dilakukan.

Sosialisasi baru diawali di tingkat tokoh atau prajuru di masing-masing wilayah. “Intinya, masyarakat kami sangat menyambut baik rencana Pemkab Bangli membangun sirkuit di wilayah kami,” tegasnya.

Disinggung lokasi, kata dia, sesuai sosialisasi Dinas PU akan dibangun di sebelah utara TPA, dengan lahannya ada menggunakan lahan pribadi dan aset pemerintah.

Berkaitan dengan itu, pihaknya menunggu langkah lebih lanjut dari Pemkab Bangli. “Masyarakat memang sangat mendukung program tersebut,” ulangnya kembali.

Kabid Bina Marga Dinas PU-Perkim Bangli, I Wayan Lega Suprapto, saat dimintai konfirmasi di tempat terpisah, mengakui melakukan sosialisasi berkaitan dengan pembangunan sirkuit drag race tersebut. “Dari sosialisasi itu, semua prajuru adat dan kadus mendukung pembangunan sirkuit tersebut,” ucapnya.

Mengenai lahan, Suprapto belum dapat memberi data secara detail. Yang jelas, lahan yang digunakan ada lahan pribadi sekitar 2 hektar, dan sisanya merupakan lahan pemerintah.

Untuk lahan pribadi ini, sambungnya, kemungkinan dilakukan sewa-menyewa dengan durasi sekitar 20 tahun. “Untuk DID sudah selesai, sementara untuk sewa-menyewa lahan masih dalam proses. Sebab, harus dilaksanakan di notaris dan ada studi kelayakan,” terangnya.

Dengan anggaran pada tahun 2022 mencapai Rp6,5 miliar, ungkapnya, pembangunan ditarget tuntas tahun 2022 ini. Pengerjaan diperkirakan sekitar 5-6 bulan. Sementara ini dinasnya fokus untuk penuntasan sewa-menyewa, dengan disediakan anggaran Rp400 juta.

Dia menguraikan, pemerintah berharap dengan dibangunnya sirkuit itu bisa mewadahi para penghobi otomotif. Sebab, lokasi pembangunan sirkuit ini sering dijadikan arena balapan liar.

Jadi, dengan pembangunan sirkuit, mereka bisa terorganisir dan mampu melahirkan pebalap yang bisa mengharumkan nama daerah.

Selain itu, pembangunan ini juga diharap bisa memberi imbas kepada ekonomi masyarakat setempat, karena sirkuit ini adalah satu-satunya di Bali dan bisa jadi ikon Bangli.

“Kalau perkembangannya bagus, kemungkinan lahan yang digunakan juga bertambah. Sesuai yang disampaikan oleh IMI, di sana bisa dibangun motocross atau arena road race,” pungkasnya. gia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.