Waktu Pencairan BLT BBM di Karangasem Tak Jelas

KADIS Sosial Karangasem, I Komang Daging. Foto: ist

KARANGASEM – Sebagai bantalan sosial dampak kenaikkan harga BBM, Kementerian Sosial menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM senilai Rp600 ribu sejak 1 September lalu, dengan sasaran Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebanyak 20,65 juta kepala keluarga (KK).

Masing-masing KPM akan menerima Rp150 ribu setiap bulan selama empat bulan, dan pencairan dilakukan dalam dua termin. Tapi, terkait pencairan BLT tersebut, belum diketahui pasti kapan dilaksanakan di Karangasem.

Read More

Kadis Sosial Karangasem, I Komang Daging, mengaku sampai saat ini belum menerima informasi dari pusat maupun Provinsi terkait penyaluran BLT BBM.

“Belum ada informasi apa-apa ini, berapa jumlah penerimanya, bagaimana teknis pencairannya, dan siapa yang ditunjuk pusat untuk mencairkan. Termasuk data penerima yang digunakan pusat, kami juga belum tahu,” ujarnya, Selasa (6/9/2022).

Terkait data KPM yang dipakai Kemensos RI, dia menyebut pusat memiliki data sendiri dan menggunakan data itu untuk pencairan BLT BBM.

Biasanya, kata dia, sebelum mencairkan, pusat akan mengirim data KPM ke Dinas Sosial kabupaten/kota untuk verifikasi dan validasi guna mencocokkan data dengan penerimanya. Termasuk memastikan ada atau tidaknya KPM yang meninggal dunia.

Untuk pencairan BLT BBM, Kementerian Sosial disebut memakai data yang sama dengan saat pencairan BLT Minyak Goreng dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) beberapa waktu lalu.

Data KPM berasal dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial yang diperbaharui secara berkala. Untuk mengetahui apakah termasuk dalam KPM BLT BBM, warga bisa mengeceknya di situs cekbansos.kemensos.go.id. nad

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.