DENPASAR – Setelah tiba dari PON XX Papua dan berhasil membawa pulang medali perunggu, Taekwondoin Bali asal Gianyar, Muhammad Akbar Siddik sejak Minggu (24/8/2021) tergolek di ruang perawatan RS Sanjiwani karena terserang penyakit malaria.
Menurut keterangan Ketua Umum Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Bali, AAP. Agung Suryawan Wiranatha, apa yang dialami Muhammad Siddik memang di luar dugaan, karena justru saat sudah tiba di Bali dan yang bersangkutan sudah kembali bergabung dengan keluarganya di Gianyar.
Beruntungnya, tambah Agung Suryawan, KONI Kabupaten Gianyar dan Pengkab TI Gianyar cepat mengambil langkah, membawa Siddik menjalani perawatan hingga akhirnya harus rawat inap. ”Saya sangat berterima kasih atas atensi yang diberikan KONI Gianyar, sehingga dia (Siddik) cepat mendapat penanganan,” kata Agung Suryawan saat dikonfirmasi Kamis (28/10/2021).
”Menurut keterangan tim medis rumah sakit setempat, kondisinya sih sudah semakin membaik. Saya juga sempat menjenguk dia (Siddik) di RS Sanjiwani. Saya juga terus memantau kondisinya dan semoga Siddik segera pulih,” harap Agung Suryawan.
Di sisi lain, KONI Bali melalui tim kesehatannya juga terus memonitor kondisi Muhammad Sidik yang dirawat di Ruang Arjuna 202 RS Sanjiwani. Kabar terkini juga disebutkan, bahwa kondisi Siddik sudah semakin membaik.
Sementara Pimpinan Rombongan Tim Taekwondo Bali di PON Papua, Made Muliasa mengaku sama sekali tak menyangka Siddik terkena malaria. Sebab saat di Papua, yang bersangkutan tampak segar bugar, hingga sampai mempersembahkan medali perunggu untuk Bali di nomor kyorugo (pertarungan) under 80kg.
Pun saat balik pulang dari Papua, Siddik juga tidak mengeluh sakit. ”Syukurlah, dia (Siddik) sudah mendapat atensi dari KONI Gianyar maupun KONI Bali. Mudah-mudahan segera sembuh sehingga kembali bisa beraktifitas,” harap Muliasa. yes























