Tingkatkan SDM di Bidang Kuliner, Denpasar Gelar Pelatihan Peningkatan Inovasi-Higienitas Sajian Kuliner

WAWALI I Kadek Agus Arya Wibawa saat membuka pelatihan peningkatan inovasi dan higienitas sajian kuliner di destinasi pariwisata bagi pelaku pariwisata di Kota Denpasar. Foto: ist

DENPASAR – Dinas Pariwisata Daerah (Disparda) Kota Denpasar memberikan pelatihan peningkatan inovasi dan higienitas sajian kuliner di destinasi pariwisata bagi pelaku pariwisata di Kota Denpasar. Pelatihan digelar selama tiga hari mulai Rabu (6/7/2022) hingga Jumat (8/7/2022) di Fourstar by Trans Hotel, Denpasar dan Cau Chocolate, Tabanan.

Pelatihan dibuka Wakil Wali Kota (Wawali) Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa; didampingi Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Denpasar, I Wayan Hendaryana.

Read More

Acara juga dihadiri Perwakilan Badan Pertanahan Nasional Kota Denpasar, Muhammad Nur Sadewo, serta akademisi dan praktisi Institut Paiwisata dan Bisnis International (IPBI) Bali sebagai narasumber.

Wawali Arya Wibawa dalam sambuatannya menyampaikan pandemi Covid-19 berdampak besar hampir di semua aspek kehidupan termasuk sektor pariwisata.

“Pandemi Covid-19 di satu sisi memang merupakan wabah global yang tidak dapat dihindari. Namun di sisi lain, kita harus bijaksana menyikapi pandemi ini sebagai waktu untuk berkontemplasi dan membenahi pariwisata kita, baik dari segi sarana prasarana CHSE maupun kualitas SDM,” ujar Wawali Arya Wibawa.

Lebih lanjut disampaikan di tengah persaingan yang semakin kompetitif di bidang kuliner dan mulai dibukanya border pariwisata Bali untuk menerima kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara, perlu adanya peningkatan sumber daya manusia untuk menunjang promosi pariwisata ke depannya.

“Saya menyambut baik diselenggarakannya pelatihan bagi para pengusaha dan pekerja di bidang kuliner yang tetap optimis dan berani mengambil peluang yang ada. Kami berharap para peserta yang bergerak di bidang kuliner dapat menambah knowledge, baik dari sejarah kuliner, peraturan pemerintah terkait higienitas kuliner, pengetahuan bahan makanan, higienitas mulai dari proses hingga penyajian makanan sampai akhirnya pengetahuan packaging dan pemasaran produk. Dengan adanya peningkatan knowledge, skill dan attitude SDM bidang kuliner diharapkan dapat menciptakan inovasi baru dan siap bersaing di masa mendatang,’’ ujarnya.

Sementara Kabid Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Denpasar, I Wayan Hendaryana, mengatakan pelatihan peningkatan inovasi dan higienitas sajian kuliner bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi, dan kemampuan para pengelola usaha kuliner dalam melakukan inovasi dan meningkatkan higienitas sajian kulinernya agar lebih berkualitas dan bernilai jual.

Waktu pelatihan dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 6-8 Juli 2022. Dibagi atas 2 hari teori praktek di ruangan dan hari ketiga dilaksanakan studi lapangan ke Cau Coklat, Marga, Tabanan. Peserta kegiatan pelatihan sebanyak 40 orang terdiri dari pengelola usaha kuliner dan karyawan di usaha jasa makanan dan minuman yang ada di Kota Denpasar. rap

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.