Tersangka Kasus Pungli, Perbekel Melinggih Akhirnya Diberhentikan

  • Whatsapp
KANTOR Desa Melinggih, Payangan. Setelah dua bulan terjaring OTT atas kasus pungli, Perbekel Desa Melinggih, Payangan, I Nyoman Surata; dan Kelian Dinas Banjar Geria, Desa Melinggih, I Nyoman Pania, akhirnya diberhentikan sementara dari jabatannya. Foto: dok
KANTOR Desa Melinggih, Payangan. Setelah dua bulan terjaring OTT atas kasus pungli, Perbekel Desa Melinggih, Payangan, I Nyoman Surata; dan Kelian Dinas Banjar Geria, Desa Melinggih, I Nyoman Pania, akhirnya diberhentikan sementara dari jabatannya. Foto: dok

GIANYAR – Setelah dua bulan terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) atas kasus pungli, Perbekel Desa Melinggih, Payangan, I Nyoman Surata; dan Kelian Dinas Banjar Geria, Desa Melinggih, I Nyoman Pania, akhirnya diberhentikan sementara dari jabatannya. Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, menunjuk Sekdes Desa Melinggih sebagai Plt Perbekel Melinggih, sedangkan untuk Plt Kelian Dusun Banjar Geria ditunjuk Kaur Perencanaan Kantor Desa Melinggih.

Sekdes Desa Melinggih, I Gede Adi Utama, Selasa (20/4/2021), membenarkan dia ditunjuk sebagai Plt Perbekel. “Ya benar, sesuai SK Bupati per tanggal 16 April 2021, saya ditunjuk sebagai Plt Perbekel Melinggih,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

Untuk Kelian Dusun Banjar Geria, sesuai dengan SK Bupati, ditunjuk Kaur Perencanaan, Komang Muliana, sebagai Plt. “Untuk Kelian Dusun, sesuai dengan Permendagri yang bisa menjadi Plt adalah perangkat desa. Bisa dari kasi, kaur atau kepala kewilayahan,” sambung Utama.

Lebih jauh diungkapkan Utama, sesuai dengan SK Bupati, dia menjabat Plt Perbekel sampai ada keputusan hukum tetap terkait kasus yang dijalani Nyoman Surata.

Terkait pemberhentian sementara Perbekel Melinggih itu, Bendesa Dalem Sunia Banjar Geria Melinggih, Dewa Rai, mengapresiasi kebijakan yang diambil Bupati Mahayastra. “Saya apresiasi Bupati Gianyar, walaupun terlambat tapi berani mengambil langkah tegas dengan memberhentikan sementara Perbekel dan Kelian Dusun yang terkena OTT,” tegasnya.

Baca juga :  Cegah Penyebaran COVID-19, Polri Bubarkan Sejumlah Kegiatan Kerumunan Warga

Hanya, Rai menyayangkan kepolisian yang dinilai lambat menangani kasus pungli itu. Alasannya, lebih dari dua bulan berlalu tapi polisi belum juga melimpahkan kasus itu kejaksaan. Hal itu membuat dia ragu dengan kinerja polisi.

Rai berharap diberhentikannya sementara Perbekel Melinggih dan Kelian Dusun Banjar Geria dapat “meringankan” polisi untuk segera melimpahkan kasus ini. “Bupati aja berani memberhentikan Perbekel Melinggih untuk sementara. Jangan sampai ada kesan polisi ‘masuk angin’ atau kasusnya jalan di tempat,” sergahnya.

Kepala Dinas PMD Gianyar, Dewa Ngakan Made Adi, yang sedianya dimintai konfirmasi, tidak bisa dihubungi. Ditelepon berkali kali, meski terdengar nada sambung, ponselnya tidak diangkat. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.