Tekanan Ekonomi, Sudayoda Gantung Diri

PETUGAS menunjukkan lokasi I Wayan Sudayoga (52) gantung diri di halaman belakang rumahnya, Minggu (24/7/2022) pagi. Foto: ist

BANGLI – I Wayan Sudayoga (52), warga Banjar Temen, Desa Penglumbaran, Susut, Bangli ditemukan gantung diri di halaman belakang rumahnya, Minggu (24/7/2022) pagi. Tekanan ekonomi diduga menjadi pangkal persoalan dia memilih menamatkan riwayat hidupnya.

Kapolsek Susut, AKP I Nyoman Edi Suwarya, membenarkan adanya kasus bunuh diri tersebut. Setelah mendapat laporan, dia berujar menerjunkan anggota ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan minta keterangan saksi-saksi.

Read More

“Hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, korban saat ditemukan sudah dalam keadaan tergantung di palang bambu bangunan semipermanen tempat menjemur pakaian di belakang rumah,” sebutnya.

Sesuai penuturan I Wayan Teka, ungkap Kapolsek, sekitar pukul 11.00 Wita dia dipanggil Ni Wayan Wenten, istri Sudayoga, untuk minta tolong. Teka bergegas mendatangi Wenten yang berada di belakang rumah.

Sesampainya di lokasi, Teka melihat Sudayoga dalam keadaan tergantung di palang bambu bangunan semipermanen. Dia pun langsung memegang Sudayoga dengan maksud menyelamatkannya.

Teka sempat mengambil pisau untuk memotong kain yang digunakan Sudayoga untuk gantung diri. Tak lama datang Gede Putrayasa membantu menurunkan tubuh Sudayoga dengan cara memotong kain yang menjerat leher.

Dari hasil pemeriksaan medis, lanjut Kapolsek, Sudayoga murni gantung diri. Di tubuhnya tidak ada tanda-tanda kekerasan, kondisinya tubuhnya masih hangat, dan diperkirakan meninggal kurang lebih satu jam sebelum ditemukan.

“Pihak keluarga menyatakan mengikhlaskan kepergian korban dengan menandatangani surat pernyataan. Motifnya diduga karena tekanan ekonomi,” tandas Kapolsek. gia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.