DENPASAR – Lulusan Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) kedepannya bisa menurunkan angka pengangguran. Setidaknya mereka yang telah mengenyam pendidikan di sekolah kejuruan telah memiliki modal untuk berkarya dan bekerja.
‘’Kemampuan yang dimiliki dari hasil belajar selama sekolah di SMK dapat dimanfaatkan. Lulusan SMK merupakan awal terbukanya peluang untuk dapat mengembangkan kemampuan diri yang dapat memberikan penghasilan setidaknya bagi dirinya sendiri,’’ terang Kepala SMK PGRI 6 Denpasar, I Wayan Sukarta, Kamis (2/3/2023).
SMK PGRI 6 Denpasar, setiap tahunnya melepas ratusan siswa yang berasal dari program keahlian Teknik Otomotif Kendaraan Ringan, Multimedia, dan Akomodasi Perhotelan. Dan tahun pelajaran ini membuka program keahlian Teknik Bisnis Sepeda Motor. Program anyar ini bekerjasama dengan Yamaha CV Waja Motor.
Inilah yang membuat lulusan yang dicetak juga bermutu. Lulusan SMK PGRI 6 Denpasar, tidak hanya mengantongi ijazah sekolah, juga berhak atas sertifikat UKK. Di samping itu, lulusan sekolah ini juga memiliki tambahan skill.
Siswa program keahlian Multimedia mendapatkan tambahan skill fotografi. Di program keahlian Teknik Otomotif Kendaraan Ringan kompetensi anak ditambah teknik las dan teknik sepeda motor dari servis sampai cuci sepeda motor. Di program keahlian Akomodasi Perhotelan siswa mendapat tambahan keterampilan teknik mengidangkan makanan dan minuman (tata hidang) dan pelatihan produk kuliner makanan khas Bali.
Dengan keterampilan yang dimiliki siswa, lulusan SMK PGRI 6 Denpasar tidak ada sampai menganggur. Bahkan saat masih sekolah pun sudah hampir 50 persen bekerja mandiri. Justru yang terakhir ini dikatakan Wayan Sukarta tujuan akhir dari pendidikan SMK.
Soal fasilitas, SMK PGRI 6 Denpasar di Jalan Tukad Gerinding No. 21 A, Denpasar ini didukung ruang kelas ber-AC, lahan parkir yang luas, dilengkapi dengan CCTV dan Wifi. Biaya pendidikan di sekolah ini juga sangat terjangkau. tra























