Tabanan Targetkan Kirim 15.000 Butir Telur per Hari ke Hotel dan Restoran

PERUMDA Dharma Santhika Tabanan menargetkan pengiriman 15.000 butir telur per hari ke hotel dan restoran di Bali. Foto: ist

TABANAN – Perusahaan Umum Daerah Dharma Santhika (PDDS) Tabanan menargetkan pengiriman 15.000 butir telur per hari ke hotel dan restoran di Bali. Dirut PDDS Tabanan, Kompiang Gede Pasek Wedha, mengungkapkan hal itu, saat acara ngopi bareng di Kantin Penggak DS Lembaku Tabanan, Jumat (3/3/2023).

Target pengiriman telur sebanyak itu, katanya, diharapkan bisa segera terealisasi pada akhir April 2023. Untuk saat ini, pengiriman telur yang diperoleh dari empat usaha tani ternak ayam ras petelur di Penebel dan Marga itu masih di kisaran 6.000-8.000 butir telur per hari, dan dalam waktu dekat menuju ke 10.000 butir telur per hari.

Read More

“Penambahan dan permintaan dari konsumen itu kami lakukan secara bertahap. Mudah-mudah dengan target pengiriman 15.000 butir per hari bisa terealisasi pada bulan depan, atau setidaknya akhir April 2023,” ujar Kompiang.

Pengiriman telur ke hotel dan restoran di Bali itu, lanjutnya, merupakan kerja sama pemasaran dengan hotel dan restoran grup Marriott, yang dilakukan sejak Desember 2022.

Pengiriman awal ketika itu, khususnya telur, selain juga beras, sayur-mayur dan buah, di angka 6.000 butir telur per hari. Jumlah tersebut kemudian ditingkatkan menjadi 8.000 butir per hari, dan kini kembali ditingkatkan menuju ke angka 10.000 butir per hari.

“Pengiriman produk dari petani itu kami salurkan setiap hari, kecuali Sabtu dan Minggu atau hari libur. Hingga saat ini, kerja sama terus berjalan lancar, dan akan diupayakan ada peningkatan dengan kerja sama yang saling menguntungkan, termasuk di tingkat petani, baik dari hasil produksi beras, sayur-mayur, buah, dan telur,” ujarnya.

Kerja sama selama ini diakui Kompiang masih dengan grup Marriott. Namun, tidak menutup kemungkinan kerja sama dengan di luar grup tersebut, seperti yang sedang dijajaki saat ini dengan Novotel di Bali.

“Kami berharap kerja sama usaha ini bisa berkembang lebih baik lagi ke depan, sehingga petani maupun peternak juga diuntungkan dengan sistem pemasaran yang seperti sudah berjalan selama ini. Yang terbaru adalah pengiriman 80 ekor babi ke Jakarta, dan untuk selanjutnya kerja sama akan terus dikembangkan,” jelas Kompiang. gap

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.