POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) menjadi agenda penting yang harus dihadapi oleh seluruh sekolah di Indonesia. ANBK akan digelar pada 25-28 Agustus 2025. Untuk memastikan kesiapan maksimal, SMP di Kota Denpasar menggelar kegiatan gladi bersih.
Pelaksanaan gladi bersih ANBK jenjang SMP/MTs/sederajat digelar serentak pada Selasa-Kamis (19-21/8/2025). Kegiatan ini diikuti 92 SMP negeri dan swasta di Kota Denpasar, sebagai langkah akhir memastikan kesiapan pelaksanaan ANBK utama tanpa kendala teknis.
‘’Dalam gladi bersih ini, peserta mengerjakan soal-soal latihan untuk membiasakan diri dengan sistem ujian berbasis komputer. Sementara itu, proktor dan teknisi sekolah bertugas memastikan sistem berjalan optimal, mulai dari data peserta, pengaturan sesi, jaringan internet, hingga infrastruktur perangkat komputer,’’ kata Kasi Kelembagaan, Sarana dan Prasarana Bidang Pembinaan SMP Disdikpora Kota Denpasar, Ngakan Made Samudra, Rabu (20/8/2025).
Menurut Ngakan Samudra, gladi bersih menjadi momen simulasi penting guna meminimalkan risiko gangguan teknis saat pelaksanaan ANBK sesungguhnya, sekaligus melatih kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi ujian berbasis digital. Langkah ini juga bertujuan mengecek sejauh mana pemahaman siswa terhadap tata cara dan prosedur asesmen.
Tim monitoring dari Disdikpora Denpasar turut memantau secara langsung pelaksanaan di sejumlah satuan pendidikan. Kehadiran tim ini diharapkan dapat memastikan seluruh rangkaian kegiatan gladi bersih berjalan lancar, tertib, dan siap menghadapi ANBK yang sesungguhnya dalam waktu dekat.
Terpisah, Kepala SMPN 7 Denpasar, I Wayan Sugianta, menyampaikan bahwa gladi bersih ANBK menjadi sarana strategis untuk menguji kesiapan sarana prasarana, jaringan internet, perangkat komputer, serta kemampuan peserta didik dalam menggunakan sistem asesmen digital. “Kami ingin memastikan bahwa seluruh elemen sekolah siap menghadapi ANBK dengan lancar, baik dari segi teknis maupun kesiapan mental siswa. Gladi bersih ini juga melatih kedisiplinan, ketelitian, serta kepercayaan diri peserta didik,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan gladi bersih berlangsung di laboratorium komputer sekolah dengan pengawasan langsung dari panitia, proktor, teknisi, serta guru pendamping. Para siswa tampak antusias mengikuti simulasi ini. Mereka berlatih login ke sistem, memahami tata cara pengerjaan soal, hingga menyelesaikan ujian secara tepat waktu. Kehadiran guru pengawas turut membantu siswa jika mengalami kendala teknis.
Selain melatih kesiapan peserta didik, gladi bersih ANBK juga menjadi evaluasi bagi sekolah terkait kualitas jaringan internet dan perangkat komputer yang digunakan. Sugianta menegaskan bahwa SMPN 7 Denpasar berkomitmen mendukung program pemerintah dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.
“Kami berharap hasil dari ANBK nanti dapat menjadi cermin kualitas pembelajaran di sekolah, sekaligus bahan evaluasi untuk meningkatkan mutu pendidikan. Dengan gladi bersih ini, kami optimis pelaksanaan ANBK tahun 2025 akan berjalan lancar,” tambahnya. tra























