MATARAM – Strategi pemenangan DPD Partai Golkar NTB di Pilkada di NTB masih menunggu arahan DPP. Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pemenangan Pemilu DPP secara virtual pada Sabtu (6/6/2020) mendatang akan menjadi penentu ke mana arah dukungan Golkar.
Sekretaris DPD Golkar NTB, Baiq Isvie Rupaedah, Rabu (3/6/2020) mengatakan, pandemi Covid-19 berdampak berubahnya strategi pemenangan Golkar. Namun, dia optimis kekuatan kader yang solid dan teruji hingga akar rumput selama ini, dan target menang di pilkada di NTB masih terbuka lebar.
Menurut Ketua DPRD NTB itu, pada Pilkada 2020 di tujuh kabupaten/kota di NTB, partainya fokus mengusung kader sendiri. Kata dia, Golkar siap mengikuti tahapan yang ditentukan KPU bersama pemerintah pusat, yang proses pendaftarannya kemungkinan dimulai Agustus mendatang. “Insya Allah, kami siap melaksanakan dan mengikuti seluruh tahapan yang terjadwal itu,” tegasnya.
Rakornis Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar dibuka pada Senin (1/6/2020) lalu, dan diikuti 796 kader dari berbagai daerah secara virtual. Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, membuka Rakornis yang berlangsung dari tanggal 2 s.d. 6 Juni nanti. Dia menilai banyaknya peserta Rakornis menandakan Golkar sebagai partai paling siap masuk dalam era digital.
“Era virtual ini adalah era yang menyesuaikan terhadap situasi yang ada saat ini. Semoga target Golkar meraih kemenangan 60 persen dapat terpenuhi,” katanya dalam siaran tertulis.
Airlangga menekankan kader harus bisa menyesuaikan dengan kebijakan kenormalan baru di bidang politik dalam usaha meraih kemenangan di pilkada. Terutama dalam melaksanakan tahapan kampanye. Dia berkata pola kampanye sekarang berubah, karena tidak dengan pengerahan massa tetapi dari rumah ke rumah dan pertemuan secara terbatas.
Kunci dalam kampanye rumah ke rumah, jelasnya, adalah menggerakkan mesin politik partai dari level terbawah. Dia juga mengingatkan pentingnya kampanye memanfaatkan media dan teknologi informasi secara tepat guna. Salah satunya memanfaatkan aplikasi “Saksiku” yang diluncurkan Golkar pada Pemilu 2019 agar terus dimutakhirkan. 031
























