SPIP Terintegrasi Sasar Pembenahan Pengelolaan Keuangan Daerah

BIMBINGAN Teknis (Bimtek) Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi di lingkungan Pemkab Karangasem, Senin (19/12/2022) di Aula Sabha Widia Praja Disdikpora Karangasem. Foto: ist

KARANGASEM – Bupati Karangasem, I Gede Dana, secara virtual membuka acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi di lingkungan Pemkab Karangasem, Senin (19/12/2022) di Aula Sabha Widia Praja Disdikpora Karangasem. Turut hadir Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta.

Pada kesempatan itu, Bupati Dana sangat mengapresiasi serta menyambut baik bimtek terkait SPIP Terintegrasi ini. Dia berujar kegiatan ini bentuk komitmen pemerintah dalam mewujudkan good governance, clean government dan open government dengan membenahi kinerja serta pengelolaan keuangan di Pemkab Karangasem.

Read More

Salah satu misi Pemkab Karangasem, jelasnya, yakni mengembangkan tata kelola pemerintahan yang baik, bebas korupsi, serta pelayanan publik yang prima, mendapat respons baik dari eksekutif dan legislatif.

Karena itu terjadi peningkatan signifikan atas kinerja dan pengelolaan keuangan daerah, yang berbuah penghargaan Opini WTP dari BPK tujuh kali berturut-turut terkait pengelolaan keuangan daerah.

“Penerapan SPIP bukan sekadar formalitas untuk memenuhi suatu ketentuan peraturan perundang-undangan. Penyelenggaraan SPIP dilandasi pemikiran bahwa Sistem Pengendalian Intern merupakan sesuatu yang melekat sepanjang kegiatan, dan dipengaruhi oleh sumber daya manusia,” tegasnya.

Dia mengakui setiap program yang dilaksanakan oleh organisasi perangkat daerah tentu tidak terlepas dari adanya risiko, yang dapat berpengaruh dalam pencapaian tujuan. Karena itu, upaya implementasi manajemen risiko perlu dikembangkan lebih lanjut. Dimulai dari proses perencanaan, yang merupakan pondasi suatu instansi dalam mengembangkan program dan kegiatan yang lebih besar.

Dengan penyelenggaran SPIP Terintegrasi yang baik, dia berharap Pemkab dapat memperbaiki kualitas perencanaan secara berkelanjutan. Juga dapat mengenali dan mengatasi risiko atas pelaksanaan program dan kegiatan, meminimalisasi risiko terjadinya korupsi, menggunakan sumber daya secara efisien dan efektif, serta meningkatkan kualitas pengendalian intern secara berkelanjutan, sehingga sasaran strategis dapat segera tercapai.

Mengingat pentingnya SPIP, Dana mengimbau seluruh organisasi perangkat daerah di Pemkab Karangasem menyelenggarakan SPIP serta menerapkan manajemen risiko secara menyeluruh. Tidak hanya di unit kerja terkecil, tapi hingga kepada masing-masing individu, sehingga dapat menghasilkan efektivitas pelaporan dan kepatuhan.

Sekda Sedana Merta juga berharap pada tahun 2023 pengolahan SPIP supaya lebih baik lagi. “Mari kita optimal bekerja walaupun di akhir tahun ini sangat banyak ada kesibukan. Pengolahan sistem pengendalian internal pemerintah harus bagus,” ajaknya.

Ida Bagus Ketut Suastika selaku Plt. Kepala Inspektorat Daerah mengatakan, tujuan Bimtek SPIP ini untuk meningkatkan pemahaman implementasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) di lingkup Pemkab Karangasem. Juga mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien dan akuntabel. Peserta terdiri dari sekretaris dan pejabat fungsional perencana/kasubag UK/staf yang membidangi SPIP di OPD. nad

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.