Sepakat Bersinergi, PGRI Jalin Kemitraan dengan BAN S/M Bali

KETUA BAN-S/M Bali, I Wayan Suwira, bersama Ketua PGRI Bali, Komang Arta Saputra, saat sosialisasi pelaksanaan akreditasi sekolah/ madrasah tahap III dan IV yang diikuti ratusan peserta baik secara langsung maupun melalui luar jaringan (luring) dari seluruh kabupaten/kota di Bali. Foto: ist
KETUA BAN-S/M Bali, I Wayan Suwira, bersama Ketua PGRI Bali, Komang Arta Saputra, saat sosialisasi pelaksanaan akreditasi sekolah/ madrasah tahap III dan IV yang diikuti ratusan peserta baik secara langsung maupun melalui luar jaringan (luring) dari seluruh kabupaten/kota di Bali. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Sebagai bentuk nyata penandatanganan nota kesepahaman antara PGRI Bali dengan Badan Akreditasi Nasional Sekolah/ Madrasah (BAN S/M) Provinsi Bali yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu, bertempat di Kantor BKPSDM Bali dilaksanakan sosialisasi pelaksanaan akreditasi sekolah/ madrasah tahap III dan IV yang diikuti ratusan peserta baik secara langsung maupun melalui luar jaringan (luring) dari seluruh kabupaten/kota di Bali. “Kami tentunya memberikan apreasiasi yang tinggi kepada Ketua BAN S/M Bali dan seluruh anggotanya yang telah memberikan sosialisasi pelaksanaan akreditasi tahun ini,” ungkap Ketua PGRI Bali, Komang Arta Saputra, S.Pd, M.Pd., di sela-sela kegiatan Sabtu (19/8/2023.

Menurutnya, pelaksanaan sosialisasi akreditasi yang dilaksanakan oleh BAN S/M Bali tersebut membuktikan jika antara PGRI Bali dan BAN S/M Bali memiliki kesamaan tujuan yakni bertekad untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Bali. Melalui sosialisasi ini, pengurus PGRI  Provinsi Bali bermaksud memfasilitasi satuan pendidikan yang akan melaksanakan akreditasi tahun 2023 dengan harapan hasil penilaian yang lebih maksimal.

Read More

”Kita berharap melalui kegiatan ini satuan pendidikan akan lebih paham tentang mekanisme pelaksanaan akreditasi, instrumen yang digunakan, serta apa yang harus dipersiapkan oleh sekolah,” tegasnya.

Ketua BAN S/M Bali, I Wayan Suwira, M.Si, M.Pd., dalam kesempatan tersebut mengemukakan, salah satu orientasi peran dan fungsi BAN S/M Bali adalah melakukan kemitraan dengan seluruh pemangku kepentingan pendidikan di Bali, termasuk salah satunya dengan PGRI Bali. Sebagai wujud nyata kerja sama tersebut maka pihaknya melaksanakan kegiatan sosialisasi akreditasi untuk sekolah yang terindikasi mengalami penurunan kinerja.

“Kita berharap melalui sosialisasi ini warga sekolah memahami apa yang harus mereka kerjakan atau lakukan untuk memberikan layanan khususnya yang berkaitan dengan delapan standar nasional pendidikan,” ungkap Suwira, seraya menambahkan kegiatan sosialiasi tersebut berlangsung selama dua hari dan dilaksanakan dengan moda daring dan luring.

Selain sosialisasi tentang pelaksanaan akreditasi tahap III dan IV, Suwira juga mengakui sosialisasi tersebut juga berkaitan dengan program reformasi pelaksanaan akreditasi yang dilakukan BAN S/M sejak tahun 2020. ”Ada empat program reformasi yang dilakukan BAN S/M yang juga kami sampaikan ke peserta yang berjumlah sekitar 400 orang,” tegas Suwira.

Menurutnya, penggantian instrumen akreditasi yang kini dikenal dengan Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan tahun 2020 ( IASP-2020), rekrutmen asesor, pengembangan dashboard monitoring, serta reformasi orientasi dan peran BAN S/M Bali adalah bentuk reformasi yang dilakukan. ”Kita berharap melalui sosialisasi ini, satuan pendidikan akan makin mantap dan siap dengan pelaksanaan akreditasi tahun 2023 ini,” tegas Suwira.

Narasumber kegiatan dari Sekretaris BAN S/M Bali, Dr. Wayan Mudiarni, dan Tim IT BAN S/M Provinsi Bali. tra

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.