Seluruh Bali Laporkan Penambahan Kasus Positif Covid-19, Bangli Penyumbang Terbanyak

  • Whatsapp

DENPASAR – Seluruh kabupaten/kota di Bali melaporkan penambahan harian kasus positif covid-19, Sabtu (15/8/2020). Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Bali, tercatat tambahan kasus positif sebanyak 44 orang transmisi lokal (TL), dimana kali ini Kabupaten Bangli menjadi penyumbang terbanyak 9 orang.

Di bawah Bangli, disusul Klungkung dan Tabanan masing-masing 7 orang, Denpasar 6 orang, Gianyar 4 orang, Karangasem 4 orang, Badung 3 orang, Buleleng 3 orang dan Jembrana 1 orang. ”Dengan demikian, secara kumulatif kasus positif covid-19 di Bali berjumlah 4.024 orang,” ungkap Sekretaris GTPP Covid-19 Provinsi Bali, Drs. I Made Rentin, AP.M.Si, Sabtu (15/8/2020).

Kabar baiknya, di hari yang sama Sabtu (15/8/2020), pasien sembuh masih lebih banyak dari tambahan kasus positif baru, sebanyak 48 TL. Denpasar mencatatkan pasien sembuh terbanyak 16 orang, disusul Gianyar 14 orang, Klungkung 6 orang, Tabanan 5 orang, Badung 3 orang, Buleleng 2 orang dan Bangli 2 orang.

Baca juga :  Pasien Sembuh Covid-19 di Denpasar Naik 22 Orang, Tambahan Positif Hanya 8 Orang

”Total pasien covid-19 di Bali yang telah sembuh berjumlah 3.532 orang (87,77%). Hari ini juga tidak ada tambahan kasus meninggal,” ungkap Rentin seraya menambahkan, kini 443 pasien WNI (11,01%) masih menjalani perawatan di 17 rumah sakit dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Grand Mega dan BPK Pering.

Meski kesembuhan pasien Covid-19 terus mengalami peningkatan, Rentin tidak henti-hentinya mengajak semua lapisan masyarakat untuk tetap menjaga kesehatannya, dengan menerapkan protokol kesehatan dimana dan kapan saja. Karena kasus positif di Bali terus bertambah, terutama dari transmisi lokal yang secara kumulatif berjumlah 3.633 orang (3.621 WNI dan 12 WNA).

Baca juga :  Rumah Sakit PTN Universitas Udayana Khusus Covid-19 Siapkan Uji Sampel PCR

Rentin yang juga Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Bali menambahkan, kesadaran dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menerapkan Protokol Kesehatan sesuai Tatanan Kehidupan Era Baru menuju Masyarakat Bali yang Produktif dan Bebas Covid-19.

”Untuk itu, marilah kita laksanakan Protokol Kesehatan dengan disiplin untuk selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak fisik, dan menghindari keramaian,” ajak Kalaksa BPBD Provinsi Bali itu. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.