Sandar di Railing Vila, Bule Jatuh ke Jurang

EVAKUASI bule yang nyungsep ke jurang di Banjar Tengah, Desa Kendran, Tegalalang. Foto: ist

GIANYAR – Bule bernama Anis Jacob (37) jatuh ke jurang, karena railing atau tepian salah satu villa di Banjar Tengah, Desa Kendran, Tegalalang, yang disandari roboh, Minggu (18/12/2022) malam. Beruntung nyawanya masih bisa diselamatkan, dan hanya mengalami luka-luka saja.

Berdasarkan informasi di lapangan, Senin (19/12/2022), sekira pukul 18.00 Wita korban bersama pasangannya, Steffie Amanda Norah (26), check in di Villa Alam Ubud. Keduanya menempati kamar Royal Astina 2, dan sempat pijat serta makan malam. Sekitar pukul 21.45 Wita, pasangan ini berenang di kolam yang lokasinya berada di bibir jurang.

Read More

Saat korban bersandar di dinding pembatas kolam atau railing yang terbuat dari kayu, tiba-tiba railing roboh dan menyebabkan korban jatuh ke jurang sedalam kurang lebih 20 meter. Pihak vila bergegas menghubungi BPBD Gianyar dan Polsek Tegallalang untuk mengevakuasi tamunya tersebut.

Kepala BPBD Gianyar, Ida Bagus Suamba, mengatakan, instansinya menerjunkan bidang kedaruratan dan logistik untuk melakukan evakuasi. Petugas gabungan Polsek Tegallalang dan BPBD Gianyar cukup kesulitan mengevakuasi, karena jurang itu, selain curam, juga tidak memiliki akses naik-turun. “Sekitar pukul 00.25 Wita, korban berhasil diangkat naik dari dasar jurang,” ujarnya.

Kapolsek Tegallalang, AKP Ketut Sudita, menambahkan, saat dievakuasi, korban masih dalam keadaan sadar dan mengalami luka di sekujur tubuh. Dia diperkirakan patah tulang pinggang dan mengerang kesakitan. “Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut, apakah ada unsur kelalaian pihak vila atau dari korban,” pungkasnya.

Manajemen Villa Alam Ubud, Eka, mengakui adanya musibah tersebut. Dia berujar kondisi railing sebelumnya baik dan layak, karena beberapa kali ada tamu di sana baik-baik saja. “Kami belum yakin terkait kejadian tersebut apakah tamunya naik ke atas railing atau gimana. Namun, kondisi railing saat ini ke jurang,” terangnya.

Dia memaparkan, railing terbuat dari kayu dan besi, dan kayunya tidak ada yang lapuk. Selama pandemi vila juga diurus cukup baik meski tidak ada tamu yang menginap. “Tamu sudah baik-baik saja mendapat penanganan medis, sudah dicek, dirontgen. Biaya pengobatan masih kami diskusikan,” pungkasnya. adi

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.