Sambut WSBK di Sirkuit Mandalika, Komisi IX DPR RI Serahkan 50 Ribu Vaksin ke NTB

GUBERNUR Zulkiflimansyah (tengah) saat menerima rombongan Komisi IX DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris (kanan) di kantor gubernur setempat, Kamis (9/9/2021). Foto: ist
GUBERNUR Zulkiflimansyah (tengah) saat menerima rombongan Komisi IX DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris (kanan) di kantor gubernur setempat, Kamis (9/9/2021). Foto: ist

MATARAM – Komisi IX DPR RI menyerahkan sebanyak 50 ribu dosis vaksin kepada Pemprov NTB. Tambahan alokasi vaksin itu dihajatkan untuk mempercepat program vaksinasi di NTB, khususnya di sekitar kawasan Mandalika, guna menyambut event World Superbike (WSBK) pada November 2021. 

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, menyatakan, untuk menyukseskan berbagai event internasional di NTB, seperti World Superbike dan MotoGP di sirkuit Mandalika, tentu dengan mempercepat program vaksinasi yang ditargetkan harus mencapai 70 persen. “Percepat vaksinasi merupakan fokus NTB saat ini. Kami mengapresiasi Komisi IX DPR RI yang mendukung percepatan vaksinasi di NTB,” kata Gubernur saat menerima kunjungan Komisi IX DPR RI bersama tim Kementerian Kesehatan terkait pengawasan vaksinasi NTB, Kamis (9/9/2021).

Read More

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, mengungkapkan, kunjungan kerja itu merupakan upaya DPR RI dalam mendukung NTB sebagai tuan rumah World Superbike dan MotoGP mendatang. Mereka membawa tambahan vaksin Covid-19 untuk mempercepat vaksinasi di NTB. “Selain itu, kami juga memiliki tanggung jawab untuk melakukan pengawasan terhadap distribusi vaksin Covid-19,” jelas Ketua tim rombongan Komisi IX DPR RI ini.

Selain menyerahkan tambahan alokasi vaksin Covid-19, Komisi IX DPR RI juga menyerahkan tambahan alokasi tes cepat antigen sebanyak 50 ribu unit yang diterima Gubernur NTB. rul

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.