BANGLI – Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta; didampingi Wakil Bupati I Wayan Diar; Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bangli, Sariasih Sedana Arta; Ketua GOW Kabupaten Bangli, Suciati Diar, para asisten dan pimpinan OPD disambut senam bersama ASN di lingkungan Pemkab Bangli, Senin (26/12/2022) sore.
Usai senam, dilanjutkan pemutaran video kegiatan setahun, penyampaian capaian Pemkab selama tahun 2022, dan penghargaan kepada ASN yang purnabakti. Acara dipusatkan di Alun-alun Kota Bangli.
Setahun Sedana Arta bertugas, beberapa kebutuhan pembangunan di Bangli mulai selesai dan sebagian masih harus terus dikerjakan. Dia berjanji terus menguatkan tim di seluruh OPD, karena mimpi besar untuk bisa melompat lebih tinggi adalah kerja berat bersama.
Tentu dengan saling bergandengan tangan, berkolaborasi dan bersinergi tanpa sekat serta ego sektoral. “Apa yang dilaksanakan setahun ini begitu banyak yang bisa kita ambil, baik dari sisi perencanaan, pelaksanaan, bahkan evaluasi terhadap semua kerja kita. Namun, capaiannya patut dibanggakan,” seru Sedana Arta.
Tahun 2022, cetusnya, banyak prestasi dari tingkat regional sampai nasional yang merupakan hasil kerja keras bersama. Dia mengaku tahun 2023 merancang kenaikan TPP semua ASN di Bangli.
Jajarannya diajak mensyukuri tahun 2022, sekaligus evaluasi apa kelemahan sebelumnya guna mempersiapkan diri menyambut tahun 2023. Masih banyak tugas dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan. “Untuk itu perlu satu persepsi, komunikasi dan kolaborasi mencapai semua tujuan,” pesannya.
Di bidang infrastruktur, ungkapnya, Pemkab merampungkan pembangunan Gedung DPRD, Gedung BMB, dan Gedung RSU Bangli I A dan I B. Tiga gedung tersebut akan diresmikan pada 30 Desember mendatang.
Dari sisi perekonomian, revitalisasi sejumlah pasar diselesaikan seperti Pasar Kayuambua Susut, Pasar Kidul Bangli, Pasar Loka Crana Bangli, dan pembangunan tahap I Pasar Singamandawa Kintamani.
Perkantoran di areal Kelurahan Kubu yang sebelumnya merupakan bangunan mangkrak, kini dipoles dan dimanfaatkan untuk beberapa OPD. Di bidang pariwisata, penataan pedestrian di Kecamatan Kintamani dari Penelokan hingga Tunon rampung tahun 2022.
Untuk tahap I memakan anggaran Rp9,8 miliar. “Tahap I ini pembangunannya di timur jalan. Tahun 2023 akan dilanjutkan penataan pedestrian di sisi barat jalan,” bebernya.
Selain pedestrian, juga penataan kawasan Kintamani yang meliputi penataan anjungan Penelokan dan penataan Goa Jepang. Pemkab juga melakukan digitalisasi untuk peningkatan PAD dari sektor pariwisata. Sejauh ini pendapatan meningkat signifikan dari retribusi maupun PHR. Contohnya retribusi Kintamani, yang targetnya Rp9 miliar kini terealisasi mencapai Rp15,7 miliar.
Tahap I pembangunan Sirkuit Drag Race di Desa Landih juga selesai. Pemkab kini berkoordinasi dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bali, dan berharap bisa segera dilakukan uji coba dengan mendatangkan para pembalap.
Sedana Arta menguraikan, pada tahun 2023, pembangunan fisik di Bangli merupakan terbesar sepanjang sejarah Bangli. Tentu melalui perencanaan dan pendampingan terhadap seluruh sumber-sumber pendanaan.
Dia mengakui, pendanaan terbesar bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp145 miliar. DAK ini sumber dana kegiatan fisik terbesar dibandingkan kabupaten/kota lainnya di Bali pada tahun 2023, dan tambahan lainnya adalah Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi senilai Rp70 miliar. “Dana BKK ini dalam rangka pemenuhan prioritas visi-misi Bupati sesuai dengan RPJMD,” ulasnya.
Beberapa agenda pada tahun 2023, imbuhnya, yakni pembangunan pasar tematik di Kintamani dengan anggaran Rp75 miliar, melanjutkan penataan pedestrian di kawasan Kintamani senilai Rp12,5 miliar, pembangunan Mal Pelayanan Publik, hingga pembangunan gedung II RSU Bangli.
Kemudian penataan drainase di wilayah Kota Bangli untuk mengatasi banjir. Penataan drainase dilaksanakan Pemprov Bali dengan anggaran Rp47 miliar, dan Pemkab akan menyiapkan anggaran penataan drainase sekitar Rp3 miliar.
Tambahan lain, perencanaan lahan GOR di sebelah timur Polres berjalan sesuai harapan, sudah dilakukan pembayaran dan tahun depan mulai pembangunannya. Sasana budaya akan diperluas dan pembangunannya disiapkan Rp5 miliar. “Intinya kita akan terus jengah membangun Bangli untuk kesejahteraan masyarakat Bangli,” tandasnya. gia
























