Rakernas APPAUDI 2025 Tetapkan Program Kerja Strategis Penguatan Pelatih PAUD Nasional

ASOSIASI Pelatih Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia (APPAUDI) menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Tahun 2025 pada Sabtu, 17 Januari 2025, secara daring (hybrid). Foto: ist
ASOSIASI Pelatih Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia (APPAUDI) menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Tahun 2025 pada Sabtu, 17 Januari 2025, secara daring (hybrid). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, JAKARTA – Asosiasi Pelatih Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia (APPAUDI) menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Tahun 2025 pada Sabtu, 17 Januari 2025, secara daring (hybrid).

Kegiatan ini merupakan forum tertinggi organisasi dalam merumuskan dan menetapkan program kerja strategis APPAUDI periode 2025–2029, yang bersifat mengikat bagi seluruh pengurus dan anggota di tingkat pusat, wilayah, hingga daerah.

Bacaan Lainnya

Rakernas diawali dengan proses registrasi daring dan persiapan teknis sejak pukul 07.30 WIB, dilanjutkan acara pembukaan yang dipandu oleh MC. Kegiatan pembukaan berlangsung khidmat dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars APPAUDI, pembacaan doa, laporan panitia oleh Sekretaris Umum, serta sambutan Ketua Umum PP APPAUDI periode 2025–2029, Ali Nugraha, yang sekaligus membuka Rakernas secara resmi.

KETUA Umum APPAUDI, Ali Nugraha. Foto: ist

Dalam sambutannya, Ketua Umum APPAUDI, Ali Nugraha, menegaskan bahwa Rakernas menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran APPAUDI sebagai organisasi profesi pelatih PAUD yang profesional, berkualitas, dan mandiri, serta mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan pendidikan anak usia dini di Indonesia.

Selanjutnya, Ali Nugraha menyampaikan Pemaparan Arah Strategis APPAUDI, yang menekankan penguatan visi organisasi, pengembangan pelatih PAUD terstandar nasional dan internasional, peningkatan kualitas sistem dan model diklat pendidik PAUD, serta pembangunan sistem informasi dan kolaborasi organisasi yang efektif dan berkelanjutan.

Memasuki sesi inti, Rakernas dibagi ke dalam dua komisi melalui mekanisme breakout room. Komisi I membahas Bidang Organisasi dan Penegakan Kode Etik serta Pengakuan Kompetensi, Bidang Advokasi, Bantuan dan Perlindungan Profesi, serta Bidang Evaluasi, Penelitian, dan Pengembangan. Komisi II membahas Bidang Kesejahteraan dan Pemberdayaan, Bidang Pengembangan Pendidikan, Pelatihan, dan Peningkatan SDM, serta Bidang Informasi, Komunikasi, dan Kerja Sama.

Pembahasan komisi berlangsung dinamis dan partisipatif, dengan tujuan memetakan program prioritas, rekomendasi implementasi, serta strategi pelaksanaan yang selaras dengan kebijakan nasional, khususnya peningkatan kompetensi pendidik PAUD melalui diklat berjenjang.

Hasil pembahasan komisi kemudian dibawa ke Sidang Pleno untuk penetapan Program Kerja APPAUDI periode 2025–2029. Penetapan ini menegaskan komitmen APPAUDI dalam merespons isu strategis nasional dan global, seperti implementasi kebijakan Pendidikan Bermutu untuk Semua, pendekatan pembelajaran mendalam, penguatan Continuous Professional Development (CPD), serta peningkatan kesejahteraan dan perlindungan profesi pelatih PAUD.

SEKRETARIS Umum APPUADI, Sri Wahyuningsih. Foto: ist

Rakernas ditutup dengan pembacaan Berita Acara Program Kerja APPAUDI 2025–2029, sambutan penutup Ketua Umum, menyanyikan Hymne APPAUDI dan lagu Bagimu Negeri, serta sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen seluruh peserta.

Melalui Rakernas ini, APPAUDI optimistis mampu memperkuat ekosistem pelatihan PAUD yang adaptif, kolaboratif, dan berdaya saing, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dan pemangku kepentingan dalam meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini di Indonesia. rls/tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses