PUPR Sebut Harus Sesuai Mekanisme, Dewan Desak Perbaikan Jalan di Kastala-Bebandem

AKSES jalan Kastala menuju Pasar Bebandem, Karangasem yang juga penghubung antara Desa Bebandem dan Desa Bungaya, kondisinya rusak parah. Foto: ist

KARANGASEM – Akses jalan Kastala menuju Pasar Bebandem, Karangasem yang juga penghubung antara Desa Bebandem dan Desa Bungaya, kondisinya rusak parah. Anggota Komisi II DPRD Karangasem, I Nyoman Sumadi, turun untuk mengecek keluhan warga, dan menemukan kondisi jalan memang rusak. Karena itu dia mendesak pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut.

Sumardi menuturkan, warga setempat pernah berkomunikasi dengan Dinas PUPR Karangasem. Saat itu PUPR mengatakan tidak bisa segera dilakukan perbaikan, karena tetap harus melalui proses tender pemeliharaan rutin jalan.

Read More

Dia menilai dengan kondisi jalan yang rusak seperti itu, kasihan warga yang melintas. “Apalagi pagi-pagi buta menuju ke Bebandem, juga ke pasar, sangat berbahaya. Terlebih dengan situasi gelap tidak ada penerangan jalan dan disertai hujan, tentu berbahaya,” serunya, Senin (6/2/2023).

Kabid Bina Marga PUPR Karangasem, I Wayan Surata Jaya, yang dimintai tanggapan, menyebut ruas jalan di Banjar Kastala untuk tahun 2023 sudah diprogramkan untuk pemeliharaan rutin. Hanya, warga berharap segera mendapat perbaikan.

“Kami tidak berani menjamin segera, hal itu harus mengikuti aturan yang ada seperti proses tender. Tender rencananya akan dilaksanakan pada bulan Maret atau April tahun ini,” sebutnya.

Lebih lanjut dikatakan, kerusakan jalan di ruas jalan Bungaya- Bebandem, persisnya di selatan Pasar Bebandem, sudah pernah dilaporkan dan ditangani juru karya jalan. Karena sering diguyur hujan, badan jalan jadi rusa. “Sudah diprogramkan penanganan patching pada kegiatan pemeliharaan rutin tahun 2023,” jelasnya.

Surata menambahkan, untuk tahun ini pemeliharaan jalan rutin Kabupaten Karangasem menggunakan anggaran APBD 2023 dengan nilai total Rp6,154 miliar. Di Kecamatan Abang dan Kubu dialokasikan Rp1,6 miliar, Kecamatan Karangasem dan Manggis nilainya Rp1,375 miliar, Kecamatan Bebandem dan Selat nilainya Rp1,878 miliar, serta Kecamatan Rendang dan Sidemen Rp1,301 miliar. nad

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.